BRI Microfinance Outlook 2022 Boosting Economic Growth Through Ultra Micro Empowermen

Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:00 WIB

BRI bekerja sama dengan BRI Research Institute telah melaksanakan BRI Microfinance Outlook 2022

LINK UMKM - BRI bekerja sama dengan BRI Research Institute telah melaksanakan BRI Microfinance Outlook 2022 yang bertemakan “Boosting Economic Growth Through Ultra Micro Empowerment” atau “Pemberdayaan Ultra Micro Dorong Pemulihan Ekonomi” pada tanggal 10 Februari 2022.

Acara ini menghadirkan narasumber terbaik di bidangnya antara lain Sunarso-Dirut BRI, Airlangga Hartarto-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Erick Thohir-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Sri Mulyani-Menteri Keuangan, Teten Masduki-Menteri Koperasi dan UKM, Anshukant Taneja-ADB Microfinance Program Lead, Supari-Micro Business Managing Director Bank BRI, Rofikoh Rokhim-Profesor Of FEB UI, Aria Bima-Deputy Chairman House Of Representatives Commission VI, dan Vishal Agarwal-Mckinsey & Company.

Dalam acara tersebut membahas beberapa point yang dimana point utama yaitu potensi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya segmen usaha Mikro dan Ultra Mikro yang telah terbukti berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional. Dengan dukungan kucuran modal dari Holding Ultra Mikro ini juga mendukung stimulus yang diberikan pemerintah terhadap sektor tersebut. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pemaparannya mengatakan penyaluran kredit terhadap sektor ultra mikro ini dapat mengakselerasi pelaku usaha untuk ‘naik kelas’.

Data BRI Research Institute mengungkapkan terdapat sebanyak 45 juta pelaku usaha ultra mikro di Indonesia. Kendati demikian, sebanyak 30 juta pelaku usaha ultra mikro masih belum tersentuh oleh layanan keuangan formal.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan bahwa misi besar dalam membawa sektor ultra mikro ‘naik kelas’ itu perlu diperkuat dengan sistem yang terintegrasi dan tata Kelola data yang cakap. 

Jumlah usaha mikro yang mencapai 98,7% dari UMKM di Indonesia telah menjadi pendorong perekonomian nasional. Pasalnya sektor usaha mikro berkontribusi terhadap penyerapan 109,84 juta tenaga kerja atau 89,04% dari total tenaga kerja dan menyumbang 37,35% dari PDB Tahun 2019 (bedasarkan data Kemenkop & UKM, 2019). Oleh karena itu potensi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya segmen usaha Mikro dan Ultra Mikro harus ditingkatkan dan didukung keberadaannya.

Di tahun ini, Sunarso selaku Direktur Utama BRI menargetkan ada tambahan 5 juta nasabah ultra mikro baru yang dilayani Holding tersebut. Adapun total nasabah Holding Ultra Mikro per Desember 2021 telah menembus 25,2 juta nasabah. Dalam jangka panjang, Holding Ultra Mikro memasang target bisa melayani 45 juta pelaku usaha ultra mikro sebagai nasabah pada 2024.

RZ/MG

20 Februari 2022 | 13:42:22 WIB 4 tahun lalu

Peluang bagus

17 Februari 2022 | 23:20:09 WIB 4 tahun lalu

mantbbbb saya ikut hadir via zoom, UMKM Maju Indonesia Hebat

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x