Blue Bird-Pertamina Kerjasama Penggunaan Kartu 'Brizzi'
Selasa, 11 Juli 2017 | 10:30 WIB

Brilian - PT Blue Bird Group melakukan kerja sama dengan PT Pertamina dan BRI dalam upaya memudahkan melakukan transaksi dengan kartu "BRIZZI" kepada para sopir taksi membeli bahan bakar minyak jenis Pertalife.
"Kerja sama ini saling menguntungkan. Selama ini kendaraan taksi kami menggunakan BBM jenis Pertalife. Ini sudah dilakukan sejak Pertamina meluncurkan Pertalife," kata Putu Gede Panca Wiadnyana, General Manager Areal Bali-Lombok, PT Blue Bird Group di sela melakukan penandatangan nota kerja sama tersebut di Nusa Dua, Bali.
Ia mengatakan kendaraan armada taksi berjumlah 1.000 unit yang beroperasi di Pulau Dewata semuanya menggunakan BBM jenis Pertalife. Karena dari perhitungan pengeluaran dapat lebih hemat dibanding menggunakan jenis Premium.
"Semua kendaraan kami menggunakan BBM jenis Pertalife. Alasannya dengan menggunakan jenis BBM ini lebih hemat, baik dari segi keuangan maupun pemeliharaan," ujarnya.
Selain itu, dengan menggunakan Pertalife juga akan menjadi ramah lingkungan, karena dari tim teknisi perusahaan telah mengukur bahwa semua kendaraan yang menggunakan Pertalife ramah lingkungan, karena polisinya dalam hambang batas wajar.
"Kami juga mendukung program pemerintah dalam penggunaan BBM nonsubsidi dan beralih ke BBM jenis Pertalife. Ini sudah dilakukan sejak diluncurkannya Pertalife oleh Pertamina," ucapnya.
Alasan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), kata dia, dengan program pemerintah, yakni Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), maka pihak perusahaan ikutserta malakukan hal tersebut.
"Kami ikutserta menyukseskan GNNT yang menjadi program pemerintah, salah satunya dalam bertransaksi menggunakan kartu BRIZZI. Itu kami nantinya diberlakukan bagi semua sopir taksi," ujarnya.
Lebih lanjut, langkah menggunakan pembayaran menggunakan kartu tersebut memberi kemudahan dan pengeluaran dapat diukur.
"Termasuk juga kelebihan dalam pembayaran, tidak lagi mengeluarkan uang recehan. Secara otomatis berapa yang digunakan berbelanja, maka akan dipotong seusai pembelanjaan," pungkasnya.



