Tips Membangun Konsumen Loyalis dari Website

Selasa, 1 Mei 2018 | 10:00 WIB

Ilustrasi Entrepreneur/realentrepreneur

Brilian -  Sebuah website dapat menjadi sarana yang berguna untuk mendukung operasi bisnis serta mengamankan customer base, meski bisnis tersebut sesungguhnya lebih fokus pada bisnisnya secara offline. Ketika sebuah perusahaan mempunyai website, pebisnis dapat memulai membangun basis konsumen mereka.

Loyalitas terbangun melalui kanal komunikasi yang menghubungkan pebisnis dan konsumen. Mencantumkan detail kontak bisnis pada situs dan menawarkan pengunjung untuk mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan informasi terkini tentang bisnis secara teratur bisa menjadi cara untuk membuat mereka kembali mengunjungi situs.

Semakin sering sebuah bisnis berinteraksi dengan konsumen, semakin kuat hubungan yang terjalin. Cara lain membangun loyalitas konsumen melalui situs adalah dengan mempertahankan kualitas konten.

Pertahakan Kualitas Konten

Sangat penting untuk mempertahankan kualitas konten karena konten bisa bicara banyak tentang sebuah bisnis. Jika tidak ada waktu untuk memperbarui situs maka jangan mengunggah konten yang terikat dengan waktu tertentu.

Pengunjung situs akan kehilangan ketertarikan mereka apabila disambut oleh artikel tentang sebuah acara yang sudah terjadi beberapa bulan lalu. Pastikan situa selalu baru dan efisien sehingga konsumen juga percaya bahwa bisnis tersebut juga bersikap sama terhadap layanan yang diberikan.

Selain membangun loyalitas konsumen, menjaga loyalitas konsumen saat situs bermasalah juga tak kalah penting. Sebagus apapun sebuah situa dibangun, permasalahan seperti traffic overload atau serangan cyber akan selalu ada. Saat itu terjadi konsumen mungkin tidak dapat mengakses situs yang dapat menyebabkan mereka frustrasi dan enggan untuk mengunjungi situs kembali.

Selama masa perbaikan, ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi dengan konsumen secara efektif, yaitu

Jujur Merupakan Kebijakan Terbaik

Hal paling penting untuk dilakukan adalah bersikap jujur tentang apa yang terjadi. Apabila ada masalah teknis, biarkan konsumen mengetahuinya lewat sebuah pesan di situs dan beritahu mereka upaya apa yang sedang dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Apabila masalah tersebut disebabkan oleh cyber-crime maka perlu untuk mengingatkan konsumen bahwa informasi mereka sedang terancam.

Beritahu Pelanggan saat Perbaikan Selesai

Setelah melihat situs yang tidak berfungsi dengan baik, konsumen mungkin tidak akan berkunjung kembali. Untuk itu, pastikan ada upaya yang dilakukan untuk terhubung kembali dengan mereka. Apabila terdapat daftar distribusi e-mail maka daftar tersebut dapat digunakan untuk mengirim pesan yang berisi rincian isu yang terjadi dan informasikan kepada mereka bahwa bisnis telah kembali beroperasi. Media sosial juga dapat menjadi sarana yang baik dalam menyampaikan pesan tersebut.

Berikan Penawaran Menarik

Jika konsumen memiliki pengalaman buruk maka memberikan penawaran khusus untuk menarik perhatian mereka kembali, misalnya dengan mengirimkan e-mail yang berisi kode voucher yang dapat diperoleh jika mereka mengunjungi situs kembali. Upaya ini dapat mengembalikan rasa percaya konsumen dan mengarahkan mereka kembali ke situs.

Hal penting yang perlu diingat adalah masalah akan selalu ada, namun keadaan tergantung pada bagaimana kita menanggapinya. Apabila keseluruhan proses dijalankan dengan baik maka konsumen yang loyal akan kembali lagi.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x