BRI Siap Naikkan Target Pertumbuhan Kinerja Tahunan
Jumat, 4 Mei 2018 | 12:00 WIB

Brilian - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mempertimbangkan untuk menaikkan target pertumbuhan kinerja tahunan sebesar 1-2 persen karena kondisi ekonomi Indonesia yang membaik. Target yang akan direvisi meliputi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran kredit dan laba perseroan.
"Kalau saat ini sudah sesuai tapi melihat kondisi ekonomi yang sebetulnya sekarang masih optimis, makanya saya sebutkan tadi saya akan revisi lagi target sampai Juni mungkin tambah 1%-2%," ujar Direktur Utama BRI Suprajarto di Jakarta.
Perseroan mencatat peningkatan laba 11,4% (yoy) sebesar Rp7,42 triliun pada kuartal I 2018. Sedangkan di kuartal II 2018, perseroan mematok target pertumbuhan penyaluran kredit 14% yang diharapkan akan menopang pertumbuhan laba.
Untuk triwulan pertama 2018, peningkatan penyaluran kredit perseroan tumbuh di atas rata-rata perbankan Indonesia. Secara konsolidasi perseroan telah menyalurkan kredit sebesar Rp757,68 triliun. Angka itu meningkat 11,2% dibandingkan periode triwulan pertama 2017 sebesar Rp681,27 triliun.
"Potensi bisnis kita terutama di mikro, small, medium itu masih besar sekali dan pipeline sudah dan sedang melakukan banyak kerja sama terutama dengan Bank Pembangunan Daerah," kata Suprajarto.
Di triwulan I tahun ini, BRI telah menyalurkan kredit ke UMKM sebesar Rp584,7 triliun atau 77,2% dari keseluruhan portofolio kredit BRI. Prosentase itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 74,4%.
Selain itu sepanjang triwulan I tahun 2018, perseroan berhasil menyalurkan KUR senilai Rp22,3 triliun kepada lebih dari 1,1 juta debitur. Pencapaian ini setara 28,1% dari target penyaluran yang di-breakdown pemerintah kepada Bank BRI di tahun 2018 sebesar Rp79,7 triliun.




