Luncurkan Brand Kopi, Buwas Berdayakan UKM

Kamis, 10 Mei 2018 | 12:00 WIB

Ilustrasi kopi (Foter.com)

Brilian -  Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mencoba bisnis kopi dengan mengusung brand Kopi Jendral. Hal itu didasari keinginan dirinya untuk membantu petani Aceh.

Ide bisnis kopi muncul di akhir masa jabatannya sebagai kepala BNN, saat berkunjung ke dataran tinggi Gayo pada Februari 2018. Di sana, Budi Waseso yang akrab disapa Buwas menemukan petani menanam tanaman ganja di lahan subur.

Buwas meminta lahan itu ditanami kopi namun mereka keberatan karena kesulitan memasarkannya.

Dia kemudian membangun brand Kopi Jendral untuk mendistribusikan kopi petani.

"Saya membuat brand sebagai jaminan pembelian kopi dari mereka," ujarnya di Jakarta.

Pada peluncuran perdana, Kopi Jendral merilis dua varian kopi yakni Robusta Temanggung dan Arabika Gayo. Namun ke depan tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak lagi varian kopi nusantara.

Buwas menambahkan, pemasaran Kopi Jendral akan dilakukan dengan memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM). Nantinya, Kopi Jendral akan menyediakan bussiness-in-a-box bagi UKM yang ingin membuka usaha kopi.

Dengan modal Rp2 juta, UKM bisa mendapatkan satu boks berisi 50 sachet dan jika telah habis bisa mendapatkan pasokan lagi. Kemitraan Kopi Jendral akan mulai dipasarkan 1 Juni 2018 dengan merilis 1.000 boks. Harapannya bisa mewujudkan 1.000 gerai kopi di Indonesia.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x