3259 UKM Gunakan Aplikasi Pembukuan, Kemenkop Jamin Keamanan Data

Jumat, 11 Mei 2018 | 10:00 WIB

Ilustrasi aplikasi android (pxhere)

Brilian -  Kementerian Koperasi dan UKM mencatat sebanyak 3.259 usaha kecil dan menengah (UKM) telah memanfaatkan Lamikro, aplikasi pembukuan akuntansi lewat ponsel pintar. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan sosialisasi dan pelatihan yang akan terus dilakukan.

Kepala Bidang Lembaga Kewirausahaan pada Deputi Sumber Daya Manusia Kemenkop dan UKM, Anang Rachman mengatakan Lamikoro diperuntukkan bagi pelaku usaha mikro. Lamikro diharapkan menjadi solusi bagi UKM yang selama ini pelaporan keuangannya masih konvensional. 

“Kenapa harus online? Nah sistem kami buat sangat rendah untuk HP android, apabila offline berapa banyak data yang harus disimpan, itu akan jadi kendala kami, tapi yang pasti pemerintah, kami jamin itu (keamanan datanya)," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Anang menambahkan kode keamanan pembuka aplikasi dibuat dengan tingkat kemanan tinggi. Dia meyakini kekhawatiran data untuk dibobol pihak lain dijamin tidak akan terjadi.

“Kami akan berusaha bagaimana supaya aman. Ini laporan keuangan yang butuh pruden, penuh kehati-hatian. Sengaja kami persulit,“ katanya.

Lamikro yang diluncurkan Menkop dan UKM AAGN Puspayoga pada Oktober 2017 lalu merupakan aplikasi pembukuan akuntansi sederhana untuk usaha mikro melalui smartphone dengan sistem operasi Android. Aplikasi ini bisa memberikan kemudahan bagi UKM dalam melakukan pelaporan keuangan yang transaksinya bersifat cash. 

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x