Hadapi Persaingan Global, Pemerintah Dorong UMKM 'Go Online'

Minggu, 13 Mei 2018 | 15:23 WIB

Ilustrasi toko online (public domein server)

Brilian - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing secara global dengan "go online". Kampanye pemasaran "go online" akan terus digencarkan kepada pelaku UMKM.

"Dengan 'go online', saya yakin tren penjualan UMKM akan lebih mudah meningkat," ujar Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM DIY Agus Mulyono di Yogyakarta.

Menurut Agus, pemasaran secara daring lebih efektif dalam menjangkau konsumen dibanding cara tradisional. Apalagi di era digital, di mana sebagian besar pelaku UKM di negara lain telah memasarkan produk mereka secara daring.

Dikatakan Agus, pihaknya belum melakukan pendataan jumlah UMKM di Yogyakarta yang telah melakukan pemasaran produk secara "online". Namun, dia meyakini sebagian besar pelaku usaha di Yogyakarta telah mengenal pemasaran secara "online".

Bagi pengusaha pemula, Agus menyarankan agar cukup bergabung dengan toko "online" yang sudah ada. Melalui toko "online", pelaku UMKM bisa mempromosikan produk dan lebih keamanan transaksinya lebih terjamin.

"Sekarang sudah banyak toko 'online', mereka cukup registrasi dan memasarkan barangnya di sana," katanya.

Agus menambahkan pihaknya melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) DIY telah memfasilitasi pelatihan teknis pemasaran secara "online". Pelatihan mencakup pemilihan serta pengunggahan gambar produk, pembuatan uraian yang menarik dan pembuatan jejaring di dunia maya.

"Bagi UMKM yang ingin 'go online', kami fasilitasi pelatihan secara gratis di PLUT," katanya.

Berdasarkan data berjenjang Dinas UMKM lima kabupaten/kota, tercatat kurang lebih ada 200.000 UMKM di DIY. Dari jumlah itu baru 16.100 pelaku usaha atau 8 persen yang telah memiliki izin usaha mikro kecil (IUMK). (Antara)

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x