Masih Banyak UMKM Belum Manfaatkan Penjualan Online
Senin, 14 Mei 2018 | 12:00 WIB

Brilian - Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KUKM-Nakertrans) Yogyakarta mencatat sekitar 75 persen pelaku UMKM telah melakukan pemasaran secara online. Namun jumlah itu masih didominasi pelaku usaha yang bergabung dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Yogyakarta.
"Hanya sekitar 50 persen yang fokus dan menjadikan pemasaran secara online sebagai alat pemasaran utama mereka," ujar Kepala Bidang UKM Dinas KUKM-Nakertrans Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto kepada wartawan.
Sejauh ini pelaku UMKM yang fokus pada pemasaran online adalah mereka yang memproduksi barang secara rutin dalam jumlah besar. Mereka memiliki stok produk yang siap dikirim, memiliki online shop dan memanfaatkan aplikasi toko online atau e-commerce.
Tri mendorong pelaku UMKM melakukan pemasaran secara online untuk mendukung pemasaran secara konvensional. Dia mengakui masih ada sejumlah persoalan yang dihadapi pelaku UMKM dalam melakukan pemasaran secara online.
Salah satunya, banyak pelaku UMKM yang belum memiliki rekening bank untuk transaksi online. Selain itu, mereka belum memaksimalkan promosi melalui online, misalnya memasang foto produk secara asal.
"Ini menjadi kendala pemasaran secara online. Mangambil foto produk secara asal, padahal harus menarik," katanya

