Ketika Produk UMKM Bersaing dengan Merek Mal
Jumat, 18 Mei 2018 | 08:29 WIB

Brilian - Kementerian Perdagangan RI menggelar pameran Mall to Mall 2018 di Mal Kasablanka, Jakarta. Pameran dengan tema Indonesia Kreatif yang berlangsung 16–20 Mei 2018 ini memberikan kesempatan pelaku UKM untuk menampilkan produknya dan bersaing dengan produk yang dijual di mal.
"Kehadiran mal saat ini tidak hanya sebagai tempat berbelanja kebutuhan saja, tetapi pemenuhan gaya hidup, khususnya masyarakat urban. Untuk itu, mal harus lebih kreatif dalam menghadirkan daya tarik bagi masyarakat," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Tjahya Widayanti dalam keterangannya di Jakarta.
Pameran Mall-to-Mall, lanjut Tjahya, bisa menjadi motivasi pelaku UKM untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui pemanfaatan bahan baku lokal. Dengan demikian, produk yang dihasilkan memiliki keunikan sehingga dapat bersaing dengan produk impor sejenis.
Pelaku UKM yang terpilih sebagai peserta pameran telah melalui tahap seleksi. Proses seleksi berdasarkan kualitas, keunikan, kreativitas, dan inovasi dalam menghasilkan seni kerajinan tangan bernilai tinggi dan memiliki daya saing di pasar domestik dan internasional.
Mall to Mall 2018 merupakan bentuk komitmen kerja sama Kemendag dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Pameran Dagang Mikro Kecil dan Menengah di Pusat Perbelanjaan Indonesia.
Pemerintah dan APPBI menyediakan ruang promosi bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di mal untuk membuka kesempatan meningkatkan daya saing, meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dalam negeri, serta terjalin kemitraan yang menguntungkan antara pelaku usaha pusat perbelanjaan dengan pelaku UMKM.

