BI Minta Masyarakat Bantu Jaga Inflasi Ramadan
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:12 WIB

Brilian - Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat ikut menjaga tingkat inflasi tetap rendah di bulan Ramadan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian bahan kebutuhan pokok secara besar-besaran saat Ramadan.
Gubernur BI, Agus Martowardojo mengungkapkan saat memasuki periode Ramadan atau setelah puasa, harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan. Agus meminta kementerian terkait dan para pelaku usaha memastikan stok bahan kebutuhan pokok tercukupi. Di sisi lain, dia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara tidak wajar.
"Jadi mohon kita bisa berkomunikasi agar produk-produk yang sudah biasa menjelang Ramadan naik tersedia stoknya. Dan mohon masyarakat tidak berbondong-bondong melakukan pembelian secara tidak wajar yang membuat harga nanti naik. Karena kita ingin inflasi seperti target yang kita canangkan," ujarnya.
Hingga saat ini BI melihat tren inflasi nasional masih sesuai target 3,51 persen. Sedangkan hingga akhir April 2018, inflasi tercatat berada di kisaran 3,4 persen,
"Dan di Mei, kita sudah lakukan survei di 82 kota, yang namanya inflasi minggu ke-3 itu 0,22 persen. Dan ini dibandingkan proyeksi awal di kisaran 0,55 persen. Jadi ini kinerja yang cukup baik terjaga rendah. Kekuatan ekonomi kita adalah inflasi 3 tahun terakhir terjaga rendah dan stabil. Kita harapkan 2018-2019 sesuai target yaitu 3,51 persen," katanya.



