Omzet Bisnis Sepatu Naik Berkat Bantuan Modal WP

Sabtu, 2 Juni 2018 | 19:59 WIB

Perajin sepatu Pandeglang, Ahmad Hujaemi. (Dok. Kemenkop dan UKM)

Brilian - Ahmad Hujaemi (40) telah merintis usaha pembuatan sepatu sejak tahun 2009. Usahanya semakin berkembang setelah mendapatkan bantuan modal melalui program Wirausaha Pemula (WP) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Pria asal Pandeglang, Banten itu mendapatkan modal WP sebesar Rp13 juta pada tahun 2017. Dana WP tersebut digunakan Ahmad untuk mengembangkan usahanya.

"Saya mengajukan, bikin proposal perencanaan bisnis sepatu, dan Alhamdulillah diterima. Uang itu saya pakai untuk mengembangkan usaha sepatu saya," ujarnya.

Ahmad menggunakan dana bantuan WP untuk membeli peralatan dan stok bahan baku. Diakui Ahmad, dengan dana bantuan WP, usahanya perlahan-lahan berkembang.

Jumlah karyawan Ahmad meningkat dari tiga orang menjadi lima orang. Dengan bertambahnya jumlah karyawan, produksi sepatu juga meningkat dari 100-200 pasang menjadi 500 pasang yang berdampak pada kenaikan omzet dari Rp30 juta menjadi Rp60 juta per bulan.

Ahmad tidak hanya memasarkan produknya dari mulut ke mulut tetapi juga melalui media sosial. Pasar sepatu produk Ahmad tidak hanya Pandeglang tetapi hingga Bali dan Banda Aceh.

Sebelumnya Ahmad bekerja di industri sepatu. Dia memutuskan keluar untuk memulai bisnis produk sepatu dan sandal pada 2009. Kendala utama yang dihadapi Ahmad saat memulai usaha adalah permodalan.

"Saya produksi di Pandeglang, sedangkan bahan baku adanya di Jakarta dan Tangerang. Masalahnya jarak. Kalau pesan sepasang, jadi kalau beli minimal berapa pasang dulu, baru berangkat," katanya.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x