Atur Waktu untuk Hindari Puncak Arus Balik Lebaran
Senin, 18 Juni 2018 | 17:12 WIB

Brilian - Puncak arus balik Lebaran 2018 ke Jabodetabek diperkirakan akan terjadi pada 18 dan 19 Juni 2018. Potensi kemacetan pada arus balik diperkirakan akan lebih besar ketimbang arus mudik.
Potensi itu karena meningkatnya jumlah pemudik dan arus balik dalam rentang waktu yang lebih pendek. Di sisi lain, pengguna jalan akan menggunakan ruas jalan yang sama dalam waktu bersamaan.
Pada 18 dan 19 Juni, arus kendaraan dari Pantura, Tol Cipali dan Tol Purbaleunyi akan bertemu di ruas Tol Cikampek-Jakarta. Arus kendaraan dari tiga jalur utama itu tersambung ke Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan Tol Jagorawi.
“Kami juga mengimbau para pemudik untuk mengatur jadwal kembali dari kampung halaman dengan sebaik-baiknya dengan tidak menumpuk pada waktu-waktu puncak,” ujar Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko.
KSP akan terus menginformasikan potensi-potensi kemacetan yang mungkin terjadi kepada masyarakat. Selain itu KSP juga berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dalam mengantisipasi dan mengurangi gangguan kemacetan.
“Penyiagaan kembali aparat keamanan dan petugas di lapangan telah dilakukan, terutama pada berbagai titik rawan (arus balik mudik lebaran 2018),” kata Moeldoko.



