Indonesia Kuasai 1,9 Persen Pasar Fesyen Dunia

Rabu, 20 Juni 2018 | 18:00 WIB

Ilustrasi pakaian jadi (Foto:pxhere)

Brilian - Industri fesyen nasional tidak hanya menguasai pasar domestik tetapi juga ekspor. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong desainer muda untuk membangun usaha rintisan (startup) di bidang fesyen.

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengungkapkan pihaknya telah menjalankan program peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam memacu pertumbuhan industri fesyen di Tanah Air. Tujuannya mendorong para desainer muda untuk bisa terus berkarya di bidang fesyen.

"Dalam upaya pengembangan industri fesyen juga diperlukan kolaborasi dan sinergi dari berbagai stakeholder yang meliputi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas," ujarnya.

Berdasarkan data BPS, nilai ekspor fesyen nasional pada periode Januari-April 2018 mencapai 4,7 miliardolar AS. Angka ini meningkat 10 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar 4,2 miliar dolar AS.

Menurut Gati, Indonesia menguasai 1,9 persen pasar fesyen dunia dengan menempati posisi ke-14 negara eksportir pakaian jadi. Untuk industri fesyen muslim, Indonesia berada di posisi tiga besar negara anggota Organisasi Kerja Sama Negara Islam (OKI) sebagai pengekspor produk fesyen muslim terbesar di dunia setelah Bangladesh dan Turki. Nilai ekspor produk fesyen muslim mencapai 12,23 miliar dolar AS pada 2017.

Pada 2016, pasar fesyen muslim di dunia mencapai 254 miliar dolar AS. Pasar fesyen muslim diprediksi akan mengalami pertumbuhan pasar sebesar 6,6 persen menjadi 373 miliar pada 2022.

"Ini menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menguasai pasar fesyen muslim di dunia," kata Gati.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x