Pemerintah Dorong Industri Fesyen Tingkatkan Daya Saing Global

Kamis, 21 Juni 2018 | 20:44 WIB

Ilustrasi fesyen muslim IFoto:Flickr)

Brilian - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mewujudkan Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada 2020. Salah satu caranya dengan meningkatkan daya saing industri fesyen di dalam negeri mulai dari sektor hulu hingga hilir.

Upaya mengitegrasikan sektor hulu hingga hilir di antaranya melalui kemitraan desainer dengan pelaku industri kecil menengah (IKM) fesyen. Selain itu, Kemenperin juga memfasilitasi desainer untuk mengikuti pameran dan fashion show baik di dalam maupun luar negeri sehingga visi Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia dapat terwujud.

Selama ini pemerintah gencar mendorong industri fesyen di dalam negeri untuk terus meningkatkan market share Indonesia di pasar internasional. Agar mampu bersaing secara global, pemerintah terus berupaya memacu pertumbuhan industri fesyen dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

"Selain itu, kami melakukan penumbuhan wirausaha baru, fasilitasi kemudahan KUR, restrukturisasi mesin dan peralatan, fasilitasi promosi, pendampingan tenaga ahli desain, serta penguatan branding produk fesyen untuk meningkatkan kecintaan konsumen pada produk dalam negeri," ujar Dirjen IKM Gati Wibawaningsih beberapa waktu lalu.

Dikatakan Gati, Indonesia merupakan salah satu dari tiga besar negara anggota Organisasi Kerja Sama Negara Islam (OKI) sebagai pengekspor produk fesyen muslim terbesar di dunia. Indonesia berada di bawah Bangladesh dan Turki.

"Ini yang menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menguasai pasar fesyen muslim di dunia," kata Gati.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x