Penyaluran Kredit UMKM DKI Masih Minim
Jumat, 15 Desember 2017 | 17:48 WIB

Brilian - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mencatat, porsi penyaluran pembiayaan perbankan kepada usaha mikro kecil menengah ( UMKM) di ibu kota masih dalam angka yang tidak terlalu besar. Bahkan, hingga kini angkanya masih mencapai 8 persen.
Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Doni P Joewono menuturkan, salah satu hal yang penting untuk dioptimalkan dalam membantu mendorong perekonomian DKI Jakarta adalah industri UMKM. Pembiayaan adalah aspek penting dalam upaya tersebut.
"(Penyaluran) kredit UMKM DKI Jakarta porsinya hanya 8 persen dari total kredit. Padahal arahan pemerintah adalah 20 persen," kata Doni.
Doni menyebut, bagi perbankan sendiri, mencari UMKM yang potensial untuk diberikan pembiayaan bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, peran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun diperlukan.
Menurut Doni, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengintegrasikan program OKE-OCE yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno dengan upaya mencari UMKM potensial.
"Dengan program OKE-OCE siapa tahu bisa memunculkan UMKM-UMKM bagus," ungkap Doni.

