Tips Sukses Bisnis Ternak Ayam Kampung
Minggu, 1 Juli 2018 | 10:30 WIB

Brilian - Beternak ayam kampung bisa menjadi pilihan usaha karena memiliki prospek yang menjanjikan. Apalagi beternak ayam kampung tidak sulit dilakukan ketimbang ayam ras broiler.
Dari segi harga jual, ayam kampung cukup tinggi dan mengalami kenaikan setiap tahun. Berbeda dngan ayam ras broiler yang garganya fluktuatif dan bahkan terkadang turun.
Usaha ternak ayam kampung bisa menjadi sampingan ataupun pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Berikut langkah-langkah yang bisa menjadi panduan jika ingin beternak ayam kampung:
1. Menentukan Jenis Usaha
Ada dua jenis bisnis ternak ayam kampung yang bisa dipilih, khusus penjualan telur atau daging. Fokus pada suatu jenis usaha ternak ayam kampung pedaging atau petelur sangat menentukan kesuksesan dalam usaha Anda.
Salah satu penyebab kegagalan bisnis ternak ayam kampung adalah kurang fokus karena menjalankan keduanya secara bersamaan sehingga omzet yang didapat tidak optimal. Padahal bibit ayam kampung petelur berbeda dengan ayam kampung pedaging.
2. Memiliki Bekal Cukup
Sebelum memulai usaha ternak ayam kampung, Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup. Caranya Anda bisa belajar kepada peternak ayam kampung yang telah sukses dan berpengalaman.
Selain itu, Anda bisa mencari informasi melalui majalah, buku, media online atau mengikuti kegiatan penyuluhan atau pelatihan. Dengan bekal pengetahuan yang cukup akan memudahkan Anda menjalankan usaha baik dalam skala rumahan, menengah atau besar.
3. Menjalin Hubungan Baik dengan Sesama Peternak
Anda perlu membangun hubungan baik dengan peternak ayam kampung yang berpengalaman. Hal ini berguna bagi Anda sebagai peternak pemula untuk bertukar pikiran dan mendapatkan pengetahuan budidaya ayam kampung yang benar.
Selain itu, dengan menjalin hubungan baik, Anda bisa menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Kerja sama tersebut tidak hanya dalam pembelian bibit tetapi juga pemasaran ayam kampung.



