Cara Sukses Ternak Kambing Bagi Pemula
Senin, 2 Juli 2018 | 09:30 WIB

BRI - Beternak Kambing memiliki banyak keuntungan. Selain daging atau susunya bisa menghasilkan keuntungan finansial, kotoran kambing dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik.
Kambing memiliki tingkat reproduksi yang tinggi. Sedikitnya kambing beranak tiga kali dalam masa dua tahun. Jumlah anak yang dilahirkan tiga hingga empat ekor setiap kali melahirkan.
Tak heran jika banyak orang yang melirik bisnis ternak kambing. Berikut panduan cara berernak kambing bagi pemula:
1. Persiapan Kandang Kambing
Kandang merupakan salah satu faktor yang ikut menunjang keberhasilan bisnis ternak kambing. Kandang harus dibuat senyaman mungkin agar kambing cepat gemuk dan berkembang biak. Selain bersih, kandang kambing juga harus memiliki sinar matahari yang cukup dan teduh.
2. Pemilihan Bibit Ternak Kambing
Jika Anda beternak kambing untuk diambil dagingnya (kambing potong), sebaiknya memilih jenis kambing Jawa atau kambing kacang. Jenis kambing ini sangat cepat berkembang biak, cepat gemuk, mudah beradaptasi, tahan terhadap penyakit serta dagingnya banyak diminati.
Sebaliknya jika Anda ingin mengambil susunya, sebaiknya memilih jenis kambing Etawa. Selain dapat diambil susunya, kambing Etawa juga bisa diambil dagingnya. Kambing Etawa memiliki tubuh yang besar sehingga daging yang dihasilkan lebih banyak
3. Pemberian Pakan
Pakan kambing sangat mudah didapat. Selain rumput, kambing perlu diberikan pakan tambahan yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, serta mineral sehingga lebih cepat gemuk dan bereproduksi dengan baik. Pakan tambahan dapat berupa konsentrat.
Kambing diberi pakan tiga kali sehari, pagi dan sore hari dengan rumput. Sementara untuk siang hari dengan pakan tambahan.
4. Panen Ternak Kambing
Cara panen kambing terbagi dua, sebagai kambing pedaging (potong) atau sebagai kambing perah. Anda bisa meningkatkan nilai tambah hasil produksi ternak kambing yang mencakup daging, susu, kulit, tanduk, atau kotoran untuk pupuk organik.
Waktu yang tepat menjual kambing pedaging di usia 1-1,5 tahun karena dagingnya banyak. Di usia tersebut kambing sudah tidak dapat bertambah lagi berat tubuhnya.



