Tips Membangun Bisnis Bareng Teman
Rabu, 4 Juli 2018 | 09:08 WIB

Brilian - Membangun usaha tidak harus sendirian, tetapi juga bisa juga bisa dilakukan bareng teman. Membangun usaha bareng teman jauh lebih mudah dibandingkan dengan orang yang baru Anda kenal karena telah memahami satu sama lain.
Namun bisnis bareng teman juga tak lepas dari permasalahan. Apalagi jika masing-masing pihak tidak bisa memisahkan hubungan pribadi dan kerja. Bahkan tak jarang bisnis model ini berakhir dengan permusuhan.
Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin bisnis bareng teman:
1. Bangun chemistry
Meski telah lama saling mengenal, pastikan masing-masing pihak memiliki kecocokan karakter, kesamaan visi dan misi. Tanpa didasari itu akan sulit membangun usaha bersama. Selain itu masih-masing pihak harus saling memahami potensi dan kemampuan. Pilih partner bisnis yang bertanggung jawab dan mudah diajak kerjasama.
2. Komitmen awal
Selanjutnya menentukan bidang usaha apa yang ingin digeluti. Pilih bidang usaha sesuai keahlian dasar salah satu pihak yang paling minim risiko. Hindari bidang baru yang tidak sesuai keahlian. Selain keahlian, Anda juga harus mempertimbangkan potensi pasar. Jangan menekuni usaha yang tidak memiliki prospek ke depan.
3. Tentukan tujuan, target dan modal usaha
Tentukan tujuan dan target penjualan agar bisnis Anda memiliki arah yang jelas. Untuk mencapai target penjualan tentu membutuhkan modal usaha. Modal yang disetor harus murni investasi, bukan dana kebutuhan keluarga sehingga terhindar dari masalah pribadi. Penyertaan modal harus tertuang dalam kontrak kesepakatan untuk menghindari masalah di kemudian hari. Kontrak kesepakatan diperbarui setiap ada penambahan modal.
4. Pembagian kerja
Pembagian kerja masing-masing pihak harus dibicarakan dan ditetapkan sebelum bisnis berjalan, termasuk dalam menentukan posisi struktural. Dalam bisnis skala mikro dan kecil tidak membutuhkan banyak karyawan. Anda harus menempatkan diri sebagai karyawan sekaligus pemilik bisnis. Ketika usaha mulai berkembang, Anda bisa mempekerjakan beberapa karyawan. Pastikan Anda bekerja secara profesional.
5. Pembagian keuntungan
Bisnis bareng teman seringkali berantakan karena masalah pembagian keuntungan yang tidak dibicarakan sejak awal. Karena itu, pembagian keuntungan harus tertuang dalam kontrak kesepakatan. Besaran pembagian keuntungan disesuaikan porsi pekerjaan.



