Tips Memulai Usaha Barbershop
Rabu, 11 Juli 2018 | 09:45 WIB

Brilian - Barbershop merupakan salah satu bisnis yang tidak tergerus perkembangan zaman karena adanya kebutuhan seseorang untuk tampil keren dan gaya. Meski terlihat sederhana, bisnis ini bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan.
Sama seperti bisnis lainnya, memulai bisnis barbershop tidak mudah, bahkan mungkin bingung dari mana memulainya. Bisnis ini juga membutuhkan perencanaan dan persiapan matang. Berikut tips memulai bisnis barbershop:
1. Memperdalam skill pangkas rambut
Penting bagi Anda menguasai skill potong rambut karena barbershop merupakan jasa potong rambut. Selain skill, Anda harus terus meng-update pengetahuan model rambut terbaru dan yang sedang booming.
Pengetahuan ini penting karena terkadang orang bingung memilih model rambut. Ketika Anda bisa memberikan pilihan model rambut yang cocok kepada customer, mereka berpotensi menjadi pelanggan tetap barbershop Anda.
Dengan modal skill yang mumpuni, bisnis Anda sepenuhnya tergantung kepada diri Anda sendiri. Skill Anda akan sangat berguna ketika usaha mulai berkembang dan harus merekrut karyawan. Anda dapat mengarahkan mereka dengan lebih baik.
2. Menentukan konsep barbershop
Anda harus memikirkan kemudian menentukan konsep barbershop Anda. Selain untuk menarik pelanggan, konsep barbershop juga bisa menjadi pembeda dengan kompetitor.
Konsep barbershop yang unik akan menarik minat pelanggan. Misalnya konsep racing dengan tempat duduk menyerupai motor balap atau mendesain ruangan bernuansa sepakbola seolah-olah pelanggan berada di stadion dan lain-lain.
3. Mengelola keuangan
Mengelola keuangan dengan baik wajib dalam bisnis, termasuk barbershop. Anda harus mencatat rincian pemasukan dan pengeluaran agar terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu. Jangan terlalu boros saat memulai bisnis.
4. Mencari lokasi strategis
Langkah selanjutnya menentukan lokasi bisnis Anda. Untuk kelancaran bisnis, Anda bisa memilih lokasi di dekat perumahan, pasar, kampus dan lokasi strategis lainnya.
Salah satu hal yang harus Anda pertimbangkan dalam menentukan lokasi adalah siapa target yang disasar. Jika target pasarnya mahasiswa, Anda bisa menyewa lokasi di seputar kampus dan kos-kosan.
5. Merekrut karyawan
Di awal memulai usaha, Anda bisa menjalankan sendiri bisnis barbershop Anda untuk menekan pengeluaran. Pertimbangkan merekrut karyawan ketika usaha mulai berkembang dengan banyak pelanggan.
6. Lakukan promosi
Anda bisa melakukan promosi melalui website, sosial media, brosur, dan spanduk. Berikan diskon atau potongan harga khusus saat Abda baru memulai usaha barbershop.
Manfaatkan jaringan pertemanan dan lain-lain untuk mempromosikan bisnis Anda. Berikan pelayanan terbaik agar jumlah pelanggan terus bertambah.



