Strategi BRI Hadapi Revolusi Industri 4.0 dan Generasi Milenial
Rabu, 11 Juli 2018 | 15:25 WIB

Brilian - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk fokus terhadap revolusi industri 4.0. Sektor perbankan perlu mengantisipasi revolusi industri 4.0, di samping pola generasi milenial.
Direktur Utama BRI Suprajarto mengungkapkan pihak perbankan harus mengubah pola berpikir dan pola kerja. Selain itu pihak perbankan juga harus lebih informatif dan kreatif.
"Saat ini BRI melakukan beberapa transformasi. Kita sudah menuju ke perbankan yang lebih digital. Artinya, kita sudah harus lebih adaptif, lebih melakukan inovasi-inovasi yang tentu kita sesuaikan dengan kondisinya," ujarnya.
Suprajarto mencontohkan jika sebelumnya BRI lebih pasif dalam menghadapi costumer, sekarang lebih dinamis.
"Kemudian jika kita bicara soal data, kita sudah harus melihat bahwa data tersebut adalah aset dan BRI yang sudah lebih dari 122 tahun memiliki data yang luar biasa," katanya.
Selain itu, BRI juga concern dengan pola milenial. Generasi milenial merupakan mayoritas (35 persen penduduk Indonesia) pada tahun 2020-2030 mendatang.
Karakter generasi milenial, kata Suprajarto, lebih ke bisnis digital, industri kreatif dan familiar dengan teknologi. Generasi milenial juga lebih experience base, interaksi dan aktif di media sosial.
"Mereka juga lebih menyukai visual thinking dan tentu lebih technology friendly dibandingkan dengan kita, lebih efektif, lebih praktis dalam hal pola pikir. Kemudian kolaborasi ini juga lebih melihat ke depan dibandingkan dengan hierarki dan birokrasi," jelasnya.



