UKM dan Koperasi Diperkuat, Ekonomi Indonesia Akan Stabil
Jumat, 20 Juli 2018 | 07:57 WIB

Brilian - Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang telah terbukti mampu bertahan saat Indonesia diterpa krisis ekonomi global. Karena itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berkomitmen untuk terus memajukan koperasi dan UKM.
Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Eman Suryaman mengungkapkan mayoritas pelaku UKM adalah warga nahdliyin. Ini berarti memajukan UMKM sama dengan menyejahterakan warga nahdliyyin.
“Kenapa begitu, karena hampir semua warga NU memang bergerak di usaha kecil, pertanian dan perburuhan,” ujarnya.
Menurut Eman , perhatian NU terhadap permasalahan ekonomi, termasuk koperasi dan UKM bukan hal baru. Dia menjelaskan sebelum NU didirikan, para kiai dan tokoh NU telah mendirikan Nahdlatut Tujjar, sebuah organisasi yang bergerak di bidang ekonomi umat, dan akhirnya ”berfusi” ke dalam Nahdlatul Ulama.
“Jadi soal ekonomi, soal cinta tanah air adalah bagian terpenting dalam perjuangan NU, dulu, sekarang dan di masa mendatang,” kata Mantan Ketua PWNU Jawa Barat itu.
PBNU mendukung program pemerintah terkait dengan upaya memajukan koperasi dan UKM. Koperasi dan UKM tidak boleh diabaikan, karena mengabaikan keduanya berarti mengabaikan soko guru perekonomian Indonesia.
“Koperasi dan UKM harus diperkuat jika ingin kita ekonomi Indonesia stabil,” katanya.

