Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM di Daerah

Senin, 23 Juli 2018 | 16:52 WIB

Ilustrasi pengecoran logam (Foto:pxhere)

Brilian - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah. Salah satunya sektor pengecoran logam pembuatan komponen otomotif di Pasuruan, Jawa Timur.

“Beberapa bulan lalu, kami telah memulai program SMIDep (Small and Medium Industry Development Based on Improved Service Delivery) ini di Makassar, Sulsel terkait pengembangan IKM di wilayah tersebut, khususnya sektor kerajinan emas, perak dan tembaga,” ujar Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih.

Program SMIDep bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kerja sama ini telah berlangsung sejak 2013 dan berhasil mengembangkan IKM potensial di berbagai daerah di antaranya produk tenun ulos (Sumut), komponen logam (Jateng), agro (cokelat dan rotan Sulteng), alas kaki (Jatim), serta produk olahan lidah buaya (Kalbar).

Dalam rangka melanjutkan program SMIDep, tahun ini dipilih tiga daerah yang menjadi sasaran pendekatan yakni Jatim, Sulsesl dan Papua.

Gati menjelaskan, salah satu sektor IKM yang prospektif adalah produsen komponen otomotif. Kemenperin mencatat, jumlah ekspor dalam bentuk komponen kendaraan naik hingga 13 kali lipat dari 6,2 juta pieces tahun 2016 menjadi 81 juta pieces tahun 2017.

Hal ini menjadikan potensi pasar suku cadang, aksesoris, dan perlengkapan mobil dan motor bagi IKM komponen otomotif menjadi semakin menjanjikan.

Di Kota Pasuruan terdapat sentra industri logam di Kelurahan Mayangan dan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo. Sentra industri itu menghasilkan produk komponen roda dua dan empat, mesin diesel, perlengkapan perahu, perlengkapan pabrik untuk skala industri besar dan mesin perkakas.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, sebanyak 390 pelaku IKM tersebar di wilayah tersebut.

“Jadi, pada program SMIDep ini akan dibuat platform yang disusun Disperindag Pemerintah Daerah Provinsi dan Kota Pasuruan agar dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi serta mendapatkan solusi yang dapat ditawarkan,” katanya.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x