8 Juta UMKM Ditargetkan 'Go Online' pada 2019

Jumat, 3 Agustus 2018 | 10:44 WIB

Ilustrasi e-commerce (wikimedia)

Brilian - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mendorong pelaku usaha Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) memanfaatkan e-commerce sebagai sarana pemasaran produknya. Saat ini UMKM yang sudah go online mencapai 4 juta atau masih setengah dari target pemerintah yakni 8 juta pada 2019.

"Dengan e-commerce, kita sama saja dengan membuka cabang di banyak tempat sekaligus, jadi lebih efisien dan praktis," ujar Asisten Deputi Bidang Pemasaran Kemenkop UKM Herustiati.

Dikatakan Herustiati, e-commerce sudah menjadi kebutuhan pelaku KUMKM dalam mengembangkan usahanya. Persoalannya tinggal bagaimana meningkatkan kapasitas SDM pelaku KUMKM ini khususnya di e-commerce.

Meski penetrasi lewat e-commorse ini sangat penting, Herustiati mengingatkan pelaku KUMKM untuk memperhatikan sisi hulunya, dalam hal ini proses produksi. Penjuaan lewat e-commerce akan sis-sia jika pelaku KUMKM tidak menjaga kualitas produk yang ditawarkan.

"Kementerian Koperasi dan UKM khususnya di bidang pemasaran memiliki beberapa strategi dalam membina dan mengembangkan KUMKM dari hulu sampai hilir," katanya.

Pembinaan di level hulu mulai dari kualitas, kontinuitas dan kapasitas produksi, mutu desain, novasi teknologi dan pengemasan. Pembinaan di level middle meliputi bimbingan untuk mengakses pembiayaan produktif dari lembaga keuangan maupun Koperasi Simpan Pinjam, pemberdayaan KUMKM, sertifikasi dan standisasi produk, hak merek dan hak cipta.

Sedangkan di bagian hilir, Kemenkop dan UKM menfasilitasi KUMKM dalam hal promosi produk, baik di dalam maupun luar negeri melalui pameran.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x