UMKM Bisa Memanfaatkan Media Sosial untuk Branding
Jumat, 3 Agustus 2018 | 14:48 WIB

Brilian - Penguatan aspek digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan. Di era digital, UMKM dapat memanfaatkan jejaring media sosial untuk melakukan branding.
“Sekarang ini eranya media sosial. Momentum ini juga harus bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk branding. Posisinya sangat sederhana, cepat, dan tepat sasaran. Sebab, sebagian besar masyarakat adalah pengguna media sosial aktif,” ujar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko.
Salah satu media sosial yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk branding adalah Facebook. Apalagi, Facebook Indonesia akan memiliki program khusus pemberdayaan UMKM yang rencananya dirilis pada 14 Agustus 2018 dengan market utama kawasan Indonesia Timur.
Moeldoko mengingatkan agar program tersebut tidak hanya dijalankan tetapi juga ada evaluasi. Hal ini mengetahui tingkat keberhasilan program dan dampak yang dihasilkan.
"Kedepannya, Facebook ini juga harus selalu melakukan pemantauan secara rutin. Lalu, diadakan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari program tersebut,” lanjut Moeldoko.
Saat ini terdapat sekitar 10 ribu UMKM yang siap menggunakan program Facebook tersebut. Untuk mengoptimalkan program tersebut, pelaku UMKM akan diajari teknis penggunaan program secara lengkap sehingga dapat dioptimalkan untuk bisnis.
“Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus diperhatikan. Dan, tampaknya kedepan, perlu ada diskusi lebih lanjut agar kami bisa turut bekerja sama. Kami juga harus saling bersinergi untuk mengisi program-program tersebut,” kata Moeldoko.
Selain menyasar kualitas SDM, program tersebut juga untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam mengoptimalkan fungsi pemberdayaan UMKM.

