2020 Ditargetkan Muncul 20 Ribu Wirausahawan Baru

Minggu, 5 Agustus 2018 | 14:13 WIB

Ilustrasi wirausahawan (Foto:pixabay)

Brilian - Indonesia memiliki banyak bibit wirausahawan namun sebagian besar belum menekuni usaha dengan total. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan 20 ribu wirausahawan baru pada 2020.

Untuk mewujudkan target tersebut, Kemenperin telah memiliki sejumlah program, salah satunnya dengan melibatkan perguruan tinggi. Kemenperin merekrut mahasiswa untuk dijadikan pendamping Industri Kecil Menengah (IKM).

"Kemenperin memiliki 11 universitas dan politeknik, mulai dari bidang tekstil, kerajinan kulit, hingga makanan. Mereka kita berikan beasiswa pendidikan selama dua tahun. Kemudian mereka dijadikan pendamping IKM sebagai tahapan awal menjadi wirausahawan baru," ujar Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibaningsih.

Tak hanya perguruan tinggi, Kemenperin juga mengintensifkan kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Lulusan SMK direkrut untuk melanjutkan pendidikan di universitas atau politeknik yang berada di bawah Kemenperin.

Selain itu, Kemenperin menggandeng sejumlah komunitas untuk menjadi wirausahawan baru. Caranya dengan memberikan pelatihan kepada mereka yang berminat berwirausaha.

"Kami punya program restrukturisasi industri. Jadi mereka yang mau beli alat untuk jadi wirausahawan, kami kasih diskon 30 persen untuk barang produksi dalam negeri dan 25 persen untuk barang produksi luar negeri," kata Gati.

Dakui Gati, tidak mudah mencetak wirausahawan baru. Banyak pelaku IKM yang hanya serius menjalankan usahanya saat dalam proses pendampingan. Setelah proses pendampingan selesai, mereka bekerja asal-asalan.

"Menumbuhkan wirausawahan baru itu sulit, komitmennya kurang. Biasanya IKM ketika pendamping sudah tidak disitu lagi, kerjanya jadi ngawur," kata Gati.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x