Ini Pesan Risma untuk Pelaku UKM Batik Celup Surabaya
Rabu, 8 Agustus 2018 | 13:23 WIB

Brilian - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berharap pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Batik Tie Dye (batik celup) se-Surabaya lebih inovatif dan variatif dalam membuat produk. Harapan Risma ini terkait pembukaan galeri khusus UKM Kota Surabaya di Liverpool, Inggris.
Menurut Risma, dari hasil pertemuannya dengan Wakil Wali Kota Liverpool Gary Millar, batik celup akan menjadi trending fashion tahun depan. Karena itu, dia menyarankan pengrajin tidak hanya membuat kain tetapi juga mengembangkannya menjadi produk lain.
"Jadi tidak hanya fokus membuat kain, tapi bisa dikembangkan dengan membuat produk lain, seperti baju, dompet dan tas," ujar Risma.
Risma mengingatkan pengrajin tidak hanya meningkatkan teknik membatik tetapi juga memikirkan desain kreatif dan warna yang tepat sehingga menarik minat pembeli. Selain itu, pengrajin batik celup juga harus memperhatikan tren di masyarakat.
“"Lihat tren sekarang ini, yang ramai warna apa. Lalu desain bajunya seperti apa, coba itu ikuti,” kata Risma.
Dia berharap batik celup bisa masuk ke segmen menengah atas sehingga bisa meningkatkan penghasilan pelaku UKM. Salah satu caranya dengan membuat desain khusus.
“Jadi artinya, ada desain khusus, kalau ada pemesanan murah ndak apa-apa dilayani, tapi juga ada harga dengan baju yang kualitas khusus,” kata Risma.

