UKM Makanan dan Minuman Perlu Kembangkan Pola Kemitraan

Kamis, 9 Agustus 2018 | 15:56 WIB

Ilustrasi kue kering (wikimedia)

Brilian - Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sektor makanan dan minuman yang berbasis budaya kearifan lokal perlu berbenah dalam menghadapi perkembangan zaman. Caranya dengan meningkatkan kualitas dan inovasi produk.

"Dalam menghadapi perubahan zaman ini, UKM perlu berbenah diri dalam meningkatkan kualitas dan inovasi produk. Salah satu solusinya adalah dengan sinergi atau kemitraan dengan usaha besar," ujar Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik.

Damanik mencontohkan di Kabupetan Kuningan, terdapat UKM kue kering bernama 5 Bintang yang membina sekitar 50-an usaha kecil. Mereka maju dan besar bersama seperti pola inti plasma.

"Pola ini menarik untuk dikembangkan di wilayah lain di Indonesia," kata Damanik.

Damanik menginginkan kemitraan dibangun atas dasar saling membutuhkan dan melengkapi atau win win solution. Karena itu, dia berharap inisiatif kemitraan datang dari usaha besar sehingga tidak ada unsur pemaksaan yang bisa merugikan usaha kecil.

Damanik mengakui usaha kecil memeiliki beberapa kelemahan salah satunya manajemen usaha yang masih tradisional. Selain itu juga kelemahan dalam pengelolaan aset usaha,

"Kelemahan lain juga ada di bidang usahanya itu sendiri. Di mana saat ini sudah ada tuntutan masyarakat akan makanan dan minuman yang higienis. Soal ini, kami akan sentuh dengan menggandeng BPOM," kata Damanik.

UKM makanan dan minuman, lanjut dia, perlu terus dibina agar mampu menghasilkan produk higienis dan sehat namun dengan cara sederhana, murah dan mudah.

10 Agustus 2018 | 05:33:47 WIB 7 tahun lalu

Inovasi pemasaran lebih kreatif

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x