OJK Dorong UMKM Masuk Pasar Modal

Sabtu, 11 Agustus 2018 | 10:50 WIB

Ilustrasi peran perempuan dalam UMKM (Foto:Dinkop dan UKM Prov Jatim)

Brilian - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menginginkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masuk ke pasar modal. Untuk mewujudkan hal itu, OJK akan mengeluarkan aturan hukum yang bisa digunakan UMKM masuk pasar modal.

Keinginan itu sejalan dengan upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal. Sudah semestinya pasar modal meningkatkan instrumennya dan bersinergi dengan seluruh stakeholder.

“Dari OJK sudah mulai dengan fund raising melalui pasar modal untuk perusahaan UMKM. Ini kita permudah, kita dorong, dan kita percepat,” ujarnya.

Wimboh mengatakan pihaknya ingin mengembangkan industri pasar modal yang mudah diakses, tidak hanya pemodal besar, tetapi juga UMKM, baik dalam penghimpunan dana maupun investasi. Dia berharap pasar modal bisa mendorong literasi keuangan pada masyarakat.

“Diharapkan pasar modal terutama bursa dan SRO bisa mendorong ini ke seluruh Indonesia. Untuk mengembangkan literasi ini. Tentu kita bersinergi enggak bisa sendirian. Kita harapkan pasar kita bisa jadi pasar yang likuid karena price objektif volatility terkendali dan masyarakat terlindungi,” kata Wimboh.

Sampai saat ini OJK memang belum mengeluarkan aturan yang bisa digunakan sebagai dasar hukum UMKM masuk ke pasar modal. Namun Wimboh mengatakan OJK akan mengaturnya melalui kebijakan yang siap dikterbitkan.

Wimboh juga mendorong pelaku UMKM memahami inklusi keuangan. Dengan demikian, mereka mmengetahui bagaimana cara mengeluarkan surat utang lewat pasar modal dan memilih instrumen yang sesuai.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x