Tips Sukses Memulai Usaha Mebel
Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:31 WIB

Brilian - Bisnis mebel bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan karena masih banyak orang yang menyukai furniture rumah berbahan dasar kayu. Selain lebih estetis, elemen kayu pada sebuah rumah akan memunculkan kesan alami dan klasik.
Selain itu, pangsa pasar produk mebel luas, tidak hanya terbatas di dalam negeri tetapi juga mancanegara. Anda tertarik menggeluti usaha mebel? Berikut tips memulai usaha mebel:
1. Modal
Sebelum memulai usaha mebel, Anda harus menyiapkan modal. Jika belum memiliki modal usaha, Anda bisa meminjam dana dari pihak ketiga.
Dari segi risiko, tentu saja modal milik sendiri lebih aman, namun jika tidak memiliki dana cukup, mengajukan pinjaman bisa menjadi solusi. Pengembalian pinjaman bisa diangsur ketika usaha sudah mulai berjalan.
2. Lokasi
Pemilihan lokasi penting karena merupakan bagian dari promosi usaha Anda. Pilih lokasi strategis sehingga mudah dijangkau calon pembeli. Jika memungkinkan buka toko mebel di dekat pusat keramaian untuk memamerkan dan memasarkan produk Anda.
Sedangkan untuk produksi, Anda bisa mengerjakannya di tempat yang jauh dari keramaian.Strategi ini akan memudahkan Anda dalam mencari calon pembeli.
2. Target Pasar
Sebelum memulai usaha mebel, Anda harus menentukan target pasar yang disasar. Menentukan target pasar penting untuk memudahkan Anda menyusun skema usaha dalam menentukan pilihan produk yang akan ditawarkan.
Jangan asal-asalan dalam menentukan target pasar. Lakukan riset kecil-kecilan untuk mendukung keputusan Anda dalam menentukan target pasar. Anda juga bisa meminta masukan kepada mereka yang lebih berpengalaman di bidang usaha mebel.
3. Harga
Dalam menjalankan usaha apapun, pastikan tetap bersaing secara sehat. Jangan menghancurkan harga pasaran dengan menjual produk terlalu murah atau terlalu mahal. Cari tahu harga pasaran secara real time dengan melakukan survei ke kompetitor.
Menjual produk terlalu murah justru akan merugikan bisnis Anda dan menurunkan tingkat kepercayaan orang pada produk Anda. Sedangkan harga yang terlalu mahal akan menjauhkan konsumen dari usaha Anda.
4. Pemasaran
Pemasaran bisa dilakukan dengan memadukan cara offline dan online. Di awal Anda mulai membuka usaha, pemasaran offline lebih digenjot untuk menarik konsumen dengan jangkauan yang tidak terlalu luas, tetapi pemasaran secara online juga tetap dijalankan.
Setelah pemasaran secara offline mulai menunjukkan hasil, Anda bisa menggenjot pemasaran secara online untuk memperluas pasar dan juga melakukan ekspansi.
5. Mitra Usaha
Membangun kemitraan penting untuk kelangsungan usaha Anda. Anda bisa bekerja sama dengan penyedia bahan baku, pengembang perumahan dan sesama pengusaha mebel.
Dengan menggandeng penyedia bahan baku, Anda bisa menekan biaya produksi. Kerja sama dengan pengembang perumahan, Anda bisa menjadi penyedia mebel untuk perumahan yang mereka bangun.
Untuk kerja sama dengan sesama pengusaha mebel, sebaiknya Anda mencari pengusaha yang memiliki produk berbeda. Tujuannya agar usaha Anda dan rekanan bisa berjalan beriringan saling melengkapi permintaan konsumen.



