Ini Tantangan Wirausahawan di Era Revolusi Industri 4.0
Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:00 WIB

Brilian - Wirausahan harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memacu produktivitas dan meningkatkan efisiensi usaha. Selain itu, juga harus jeli melihat dan menangkap peluang usaha di era revolusi industri 4.0.
"Selain itu, para wirausahawan jangan cepat berpuas diri dan tidak lagi hanya product oriented, tetapi harus market oriented. Artinya harus bisa menghasilkan apa yang dibutuhkan pasar saat ini dan akan datang," ujar Plt Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto.
Setiap tahapan dalam revolusi industri, lanjut Rulli, biasanya membawa dampak dan konsekuensi terhadap perusahaan yang sudah mapan. Dari revolusi industri pertama yang dipacu dengan penemuan mesin uap untuk menggantikan tenaga manusia dan hewan hingga revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi.
Perkembangan dan perubahan yang sangat cepat ini menimbulkan Disruptive Economy. Karena itu, wirausahawan harus mempersiapkan diri dan beradaptasi menyambut revolusi industri 4.0.
"Di era ini, ukuran besarnya perusahaan tidak menjadi jaminan, tetapi kelincahan perusahaan dalam menghadapi perubahan yang menjadi kunci keberhasilan," kata Rulli.
Di era revolusi industri 4.0, kata Rulli, peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai penghasil lulusan sarjana, tetapi juga melahirkan para wirausahawan kreatif dan inovatif, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan.




