Tips Sukses Bisnis Frozen Food
Senin, 20 Agustus 2018 | 10:19 WIB

Brilian - Di zaman modern seperti sekarang, banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk memasak dan menjadikan frozen food sebagai menu pilihan. Ini membuka peluang usaha frozen food untuk terus berkembang.
Sama seperti usaha lainnya, menjalankan bisnis frozen food tidak bisa asal-asalan. Dengan banyaknya kompetitor dibutuhkan strategi bisnis yang tepat agar bisa bersaing. Berikut tips agar usaha frozen food Anda berkembang dengan omzet yang terus meningkat:
1. Modal usaha
Modal usaha dibutuhkan tidak hanya untuk membeli bahan makanan yang siap diolah, tetapi juga membeli peralatan penunjang seperti mesin pembeku atau freezer. Pada tahap awal, Anda bisa menggunakan bagian freezer dari kulkas untuk proses pembekuan.
Tetapi, jika pesanan produk frozen food semakin meningkat dan sudah tidak bisa tertampung di freezer kulkas, Anda bisa membeli freezer baru. Ukuran freezer tinggal disesuaikan dengan banyaknya produksi frozen food.
2. Jual produk populer
Pilihan jenis frozen food beragam mulai dari sayur, olahan daging ayam, daging sapi hingga olahan ikan. Banyaknya pilihan bisa saja memingungkan Anda dalam memilih jenis frozen food yang akan ditawarkan.
Sebaiknya Anda menjual produk yang sudah populer di kalangan konsumen. Dengan menjual produk yang sudah dikenal konsumen lebih memberi kepastian dibandingkan berspekulasi menjual produk yang belum tentu laku di pasaran.
Tentu saja Anda bisa berinovasi dengan menciptakan produk baru tapi secara perlahan-lahan. Hal ini agar konsumen mempunyai waktu untuk mencoba dulu produk baru frozen food Anda.
3. Kemasan menarik
Selain kualitas, Anda juga harus memikirkan kemasan atau packaging produk frozen food Anda mulai dari bahan, desain label, hingga informasi produk. Pemilihan bahan kemasan frozen food harus Anda perhatikan. Jangan sampai kemasan produk Anda rusak saat dibekukan.
Untuk desain label, pastikan merek dagang produk Anda terlihat dengan jelas. Sertakan informasi tentang komposisi, kandungan nutrisi, tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa agar konsumen merasa yakin dengan produk frozen food Anda.
4. Maksimalkan Media Sosial
Selain pemasaran konvensional dari mulut ke mulut, Anda bisa memperkuat dengan pemasaran secara online melalui media sosial, toko online dan marketplace. Sedangkan untuk pengiriman, Anda bisa memanfaatkan jasa ojek online.
5. Rekrut Reseller
Ketika usaha frozen food sudah mulai berjalan dan meraup keuntungan, Anda bisa melebarkan sayap dengan merekrut reseller. Langkah ini menjadi solusi jika Anda masih ragu untuk membuka cabang. Dengan adanya reseller, Anda tidak perlu memikirkan sistem bagi hasil yang kadang memusingkan kepala.
Anda hanya menjual produk ke reseller dan selanjutnya mereka akan menentukan sendiri berapa keuntungannya. Dengan adanya reseller secara tidak langsung ikut mempromosikan produk frozen food Anda.



