Modal Masih Jadi Kendala Pelaku Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 Agustus 2018 | 09:00 WIB

Ilustrasi ekonomi kreatif (Foto:pixabay)

Brilian - Permodalan masih menjadi salah satu kendala pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya. Hal ini karena pihak perbankan dan penyedia modal non-perbankan belum mengetahui secara jelas the nature of the business.

Kepala Bekraf Triawan Munaf melihat ada potensi besar dari sisi pemasaran produk fashion di tanah air. Hal ini mengacu pada sub sektor fashion yang memberikan kontribusi 56 persen dari total ekspor sektor ekonomi kreatif pada 2016.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor fashion memberikan kontribusi terbesar kedua Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif 2016 yaitu 18,01% atau Rp166 triliun.

"Kami berharap, industri keuangan dapat mencari skema pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan permodalan para perancang desain serta para pelaku di rantai nilai bisnis fashion," ujarnya.

Triawan mengajak perbankan, pelaku industri keuangan non bank serta regulator keuangan untuk bersama-sama memahami karakteristik bisnis fashion. Salah satu caranya dengan menggelar Bekraf Financial di Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Bekraf Financial Club merupakan bentuk sinergi Bekraf dengan penyedia pembiayaan perbankan dan non-perbankan untuk permodalan ekonomi kreatif. Pertemuan pelaku ekonomi kreatif dengan 50 penyedia pembiayaan diharapkan bisa meningkatkan akses permodalan yang tepat.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x