Tips Memulai Usaha Tanaman Hidroponik
Senin, 27 Agustus 2018 | 10:01 WIB

Brilian - Bagi Anda yang hobi bercocok tanam, usaha tanaman hidroponik bisa menjadi pilihan. Lahan yang dibutuhkan untuk memulai usaha tanaman hidroponik fleksibel, dalam arti tidak harus luas.
Sistem hidroponik memungkinkan Anda bercocok tanam di lahan yang sempit. Ada banyak jenis tanaman yang bisa dibudidayakan dengan cara hidroponik, salah satunya sayuran.
Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan jika tertarik dengan usaha tanaman hidroponik:
1. Modal usaha
Sama seperti usaha lainnya, usaha tanaman hidroponik juga membutuhkan modal usaha. Modal usaha digunakan untuk membeli benih, peralatan pendukung dan sewa tempat jika Anda ingin memulai bisnis dalam skala menengah atau besar.
2. Tempat usaha
Kelebihan dari bisnis tanaman hidroponik, semua tempat bisa digunakan untuk memulai usaha. Usaha tanaman hidroponik dapat dilakukan di halaman, pekarangan rumah atau juga di tempat yang luas tergantung skala usaha Anda.
3. Benih tanaman
Anda tinggal memilih benih tanaman hidroponik sesuai selera. Benih tanaman bisa dari hasil pembibitan sendiri atau dengan membeli di toko tanaman dan alat pertanian.
Selain benih siapkan juga vitamin untuk tanaman dan lain-lain.
4. Peralatan pendukung
Selain benih tanaman, Anda juga harus menyiapkan peralatan pendukung untuk usaha hidroponik. Peralatan yang dibutuhkan antara lain, pompa air, tendon air, alat NFT, tray, sewa lahan, jaring atau net, wadah, pipa pvc, timbangan, gunting, pisau, timbangan, timba, selang dan lain-lain.
5. Pemasaran
Pemasaran dan penjualan merupakan ujung tombak yang akan menentukan keberhasilan usaha pertanian modern, termasuk usaha tanaman hidroponik. Pangsa pasar hasil tanaman hidroponik terbuka lebar seiring dengan kesadaran orang akan kebutuhan sayuran yang higienis. Yang harus Anda lakukan hanya memastikan hasil tanaman hidroponik Anda berkualitas baik.
Anda bisa memasarkan hasil tanaman hidroponik mulai dari lingkungan terdekat seperti kerabat, tetangga, teman, rekan kerja dan lain-lain. Selain itu, Anda bisa menjalin kerja sama dengan restoran, rumah makan, pabrik, dan lain-lain. Jika usaha Anda dalam skala besar tidak menutup kemungkinan bisa melakukan ekspor.
Selain dengan cara konvensional, Anda bisa juga melakukan pemasaran dan penjualan secara online.



