Menaker Dorong Mahasiswa Menjadi Wirausaha

Senin, 27 Agustus 2018 | 14:53 WIB

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakir (Foto:Kemenaker)

Brilian - Untuk menciptakan masyarakat mandiri dan berdaya saing global dibutuhkan dukungan dari perguruan tinggi. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mendorong mahasiswa responsif dalam menghadapi perubahan.

"Agar memberikan kontribusi signifikan kepada masyarakat dan negara, mahasiswa dan para alumni hendaknya juga dibekali skill dan kompetensi untuk bisa bersaing di pasar kerja atau memulai wirausaha," ujarnya.

Menurut Hanif, memperkuat skill dan kompetensi menjadi investasi paling utama bagi mahasiswa untuk memperbanyak jumlah wirausaha. Dia menambahkan, jika ingin makmur, jumlah pengusaha harus ditingkatkan dan mahasiswa tidak berorientasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jumlah wirausaha di Indonesia baru mencapai 3,1 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 263 juta. Angka itu masih kalah dibandingkan Malaysia yang sudah mencapai 5 persen, Singapura 7 persen, maupun Jepang 9 persen.

"Artinya ada PR (Pekerjaan Rumah) besar di republik ini yakni bagaimana anak-anak muda ini didorong bukan sekedar punya skill untuk bekerja. Tetapi yang penting bagaimana punya skill untuk menciptakan lapangan kerja sehingga anak-anak tak bergantung kepada lapangan kerja," kata Hanif.

Hanif mengatakan kreatif dan inovatif menjadi dua kunci utama untuk menjadi wirausaha khususnya di kalangan anak muda. Jika ingin kreatif dan inovatif, lanjut dia, harus keluar dari rutinitas agar perspektifnya berubah.

"Kalau terpaku rutinitas, maka sulit untuk kreatif dan berkembang, " kata Hanif.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x