Tembus Pasar Global, Ini yang Harus Dikuasai Pelaku UMKM

Rabu, 5 September 2018 | 14:29 WIB

Ilustrasi usaha sepatu kulit (Pxhere)

Brilian - Pemasaran komoditas secara digital dinilai lebih efektif dan efisien dalam promosi dan transaksi. Karena itu. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta eksportir untuk memiliki kemampuan pemasaran digital.

Berbagai upaya dilakukan Kemendag dalam mendukung UMKM untuk mengembangkan usaha dan produknya melalui ekspor. Salah satu bentuk dukungan itu adalah meningkatkan kerja sama perdagangan dengan negara-negara mitra dagang non-tradisional untuk membuka pasar baru.

“Kita jalin kerja sama dengan negara-negara mitra dagang nontradisional untuk membuka pasar baru, seperti Sri Lanka, India, Pakistan dan Bangladesh,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag Karyanto Suprih.

Dukungan lainnya dengan mendorong UMKM memanfaatkan e-commerce, sosialisasi kebijakan perdagangan, workshop melalui Indonesia Design Development Center (IDDC) tentang cara menciptakan produk berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing serta dan kebijakan super cepat pengolahan bahan baku.

Selain itu, Kemendag juga membantu meningkatkan kualitas produk melalui program Sesigner Dispatck Service (DDS). Program Kemendag ini memfasilitasi kerja sama pelaku UKM dan desainer. Pelaku UKM yang terpilih akan mendapatkan kesempatan rebranding di luar negeri dengan difasilitasi Kemendag.

“Program ini merupakan bentuk pendampingan kepada pelaku UKM agar dapat menghasilkan produk-produk dengan desain yang sesuai tren global saat ini,” kata dia.

Sepanjang 2017, ekspor Indonesia sebesar 168,7 miliar dolar AS. Angka ini meningkat dibanding tahun 2016 yang sebesar 145,1 miliar dolar AS. Untuk tahun 2018, Kemendag menargetkan peningkatan ekspor sebesar 11% dari total ekspor tahun lalu.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x