Dana Bergulir Dorong Pemberdayaan KUMKM

Kamis, 6 September 2018 | 09:00 WIB

Ilustrasi kerajinan rotan (Pxhere)

Brilian - Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah memberikan kontribusi bagi pertumbuhan perekonomian nasionaal. Untuk pemberdayaan KUMKM, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan akses pembiayaan usaha melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUKM.

Dana bergulir tersebut untuk meningkatkan kemampuan berusaha KUMKM dalam memenuhi kebutuhan permodalan, meningkatkan perekonomian masyarakat, mendorong percepatan kegiatan ekonomi sektor rill dan mendidik koperasi untuk bertanggung jawab terhadap pinjaman permodalan.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan untuk Kalimantan Selatan, dana bergulir yang telah disalurkan sebesar Rp49,9 miliar. Sementara tahun ini untuk seluruh wilayah di Indonesia, LPDB-KUMKM menyiapkan dana bergulir sebesar Rp1,2 triliun.

"Untuk provinsi ini (Kalsel), kami sampaikan bahwa dana bergulir yang sudah disalurkan LPDB sebesar Rp49,9 miliar (akumulasi penyerapan 2008-2018) dengan jumlah penerima 15 mitra," ujarnya.

Braman menjelaskan, fasilitas pembiayaan yang diberikan LPDB telah memberikan banyak manfaat bagi KUMKM. Salah satunya penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan sehingga yang dapat mengurangi tingkat kesenjangan ekonomi.

Bunga pinjaman dari LPDB untuk KUMKM, lanjut dia, lebih kecil yakni 4,5 persen untuk program Nawacita (Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Perikanan) dan 5 persen untuk sektor rill (KUMKM sektor manufaktur, kerajinan, industri kreatif) sebesar.

Sementara bunga untuk simpan pinjam (koperasi simpan pinjam, LKB, KBB dan BLUD) 7 persen dan bagi hasil 40:60 untuk pembiayaan syariah (KSPPS/UPSPPS, LKBB Syariah).

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x