Tingkatkan Penyaluran Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Gelar 'Insyaf'

Selasa, 11 September 2018 | 11:00 WIB

Ilustrasi kerajinan kayu (Pixabay)

Brilian - Berbagai cara dilakukan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada pelaku UMKM di Indonesia. Salah satunya dengan menyelenggarakan Indonesia Syariah Fair (Insyaf) pada 27-29 November 2018.

Insyaf merupakan rangkaian dari sejumlah kegiatan, seperti seminar, diskusi, lomba karya tulis ilmiah, talkshow dan pameran. Kegiatan ini diharapkan menjadi akselerator dalam menumbuhkan gairah percepatan pengembangan KUMKM Indonesia dan meningkatkan edukasi masyarakat tentang industri keuangan syariah.

Menurut Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo, market share industri keuangan syariah baru 5,3 persen. Hal ini akibat minimnya penetrasi pembiayaan sektor riil yang produktif di masyarakat, termasuk sektor inklusi keuangan yakni sektor mikro dan usaha kecil. Melalui Insyaf, Braman berharap, lembaga keuangan lebih inklusif dan terbuka bagi pengusaha dari berbagai level. 

"Harapannya, para pengusaha mikro yang selama ini belum banyak menikmati bantuan pinjaman atau pembiayaan dari lembaga keuangan bisa terfasilitasi. Harapan ini wajar, mengingat secara kuantitas, pengusaha mikro, menempati jumlah terbesar dari skala usaha yang ada di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Jaenal Aripin menargetkan 100 pelaku UMKM yang dapat mengajukan pembiayaan saat berlangsungnya kegiatan. Pengajuan bisa langsung ke LPDB-KUMKM atau melalui mitra perantara.

“Kami berharap ada 100 UMKM yang bisa mengajukan pembiayaan baik langsung ke kami ataupu melalui mitra kami seperti koperasi atau lembaga keuangan lainnya,” kata Jaenal.

LPDB-KUMKM merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM yang menyediakan pembiayaan dan mengelola dana bergulir. Tujuannya untuk memperkuat permodalan bagi koperasi dan UMKM. Selama periode 2008-2018, LPDB-KUMKM telah menyalurkan Rp1,8 triliun pembiayaan syariah sdari total Rp8,5 triliun.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x