6 Langkah memulai Bisnis Jilbab Buatan Sendiri

Sabtu, 15 September 2018 | 10:07 WIB

Ilustrasi jilbab (Pixabay)

Brilian - Bisnis jilbab memiliki pasar potensial di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Tentu saja ini juga menjadi peluang besar untuk bisnis jilbab kreasi sendiri.

Kreativitas dan inovasi menjadi faktor penting yang akan menentukan sukses tidaknya bisnis jilbab buatan sendiri. Berikut tahapan bagi Anda yang tertarik memulai bisnis jilbab kreasi sendiri:

1. Modal usaha
Anda membutuhkan modal awal untuk memulai bisnis jilbab buatan sendiri. Besarnya modal bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Jika modal Anda tidak terlalu besar, Anda bisa memulai usaha dalam skala kecil. Selain untuk berbelanja kain, Anda juga harus menyiapkan dana untuk membayar penjahit jika Anda tidak memiliki keterampilan menjahit.

2. Siapkan desain dan model
Langkah selanjutnya, Anda harus menyiapkan desain dan model jilbab yang akan diproduksi. Anda dituntut jeli untuk melihat tren sehingga model jilbab kreasi Anda disukai dan laku di pasaran. Jika kehabisan ide, Anda bisa memodifikasi desain dan model yang sudah ada.

3. Belanja kain
Dengan berbekal desain dan model yang telah dibuat, Anda bisa memperkirakan jenis dan ukuran kain untuk sebuah model jilbab. Jika memulai bisnis dalam skala besar, Anda dapat berbelanja kain ke distributor untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Sebaliknya jika memulai bisnis jilbab buatan sendiri dengan skala kecil, Anda bisa berbelanja kain ke toko kain secara eceran.

4. Kerja sama dengan penjahit
Karena Anda akan rutin memproduksi jilbab kreasi sendiri sebaiknya bekerja sama dengan penjahit. Hal ini untuk menjamin produski tetap berjalan sehingga tidak kehabisan stok. Dengan menjalin kerja sama, Anda juga bisa mendapatkan harga lebih murah dari penjahit sehingga bisa menekan biaya produksi.

5. Promosi
Salah satu cara promosi yang bisa Anda lakukan adalah memotret produk jilbab buatan Anda. Jika tidak memiliki budget yang cukup, Anda bisa melakukannya sendiri dengan meminta kerabat atau teman sebagai modelnya. Atau Anda juga bisa menjadi model untuk jilbab buatan sendiri.

Selanjutnya Anda tinggal mengupload-nya ke toko online, marketplace atau media sosial. Selain itu, Anda juga bisa meminta bantuan orang terdekat untuk ikut mempromosikan jilbab buatan Anda.

6. Inovasi
Dalam bisnis tidak dapat dipisahkan dari persaingan. Karena itu, invovasi dibutuhkan agar jilbab buatan Anda dapat terus bersaing di pasaran. Jangan cepat merasa puas meski produk Anda telah diterima pasar. Terus lakukan inovasi dengan mengeluarkan desain dan model terbaru secara berkala untuk menghindari kebosanan pelanggan.

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x