Produk UKM Unggulan Akan Dipamerkan di IQE
Sabtu, 15 September 2018 | 12:50 WIB

Brilian - Usaha Kecil dan Menengah (UKM) unggulan akan berpartisipasi dalam pameran Indonesia Quality Expo (IQE) ke-6 pada 25 – 28 Oktober 2018 di Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini diselenggarakan Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bagian rangkaian kegiatan peringatan Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional tahun 2018.
Dikuti lebih dari 50 instansi yang akan mengisi 170 booth, pameran ini menampilkan produk unggulan ber-Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional serta informasi mengenai penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi, laboratorium, dan lembaga inspeksi).
Pameran IQE didukung berbagai pemangku kepentingan baik dari perusahaan, lembaga penilaian kesesuaian, pemerintah pusat dan daerah, serta perguruan tinggi.
“UKM-UKM unggulan yang sudah meraih SNI akan tampil dalam pameran IQE. Masyarakat dapat memanfaatkan IQE sebagai ajang bertukar informasi, edukasi, serta transaksi,” ujar Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Humas BSN Iryana Margahayu.
Selain UKM unggulan, beberapa perusahaan besar penerap SNI yang bisa menjadi role model juga turut berpartisipasi. Perusahaan besar itu di antaranya PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kaltim, PT Pertamina Lubricants, PT Siemens Indonesia, PT Semen Indonesia, PT Insera Sena (Polygon) dan PT Kencana Gemilang (Miyako)
“Beberapa produk unggulan yang ditampilkan, di antaranya pupuk, pelumas, alat elektronik rumah tangga, mainan anak, batik, kain tenun, tekstil, produk makanan olahan ikan, dan sebagainya,”kata Iryana.
Irma menambahkan, untuk Provinsi Jawa Timur akan menempati 50 booth di pavilion khusus yang akan menampilkan UKM-UKM binaan yang sudah meraih SNI. Masyarakat bisa mendapatkan berbagai produk unggulan Jawa Timur sekaligus menanyakan pengalaman UKM dalam meraih SNI.
"Di booth BSN sendiri akan mengadakan Konsultasi SNI Gratis yang bisa mendukung informasi yang ada dalam pameran IQE,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerapan Standar BSN Wahyu Purbowasito mengatakan, Jawa Timur memang layak sebagai tuan rumah pameran IQE dan kegiatan Bulan Mutu Nasional 2018. Hal ini karena potensinya yang sangat luar biasa sehingga cocok berkolaborasi dengan BSN dalam mempromosikan produk unggulan ber-SNI.
Untuk diketahui, sebanyak 397 perusahaan di Jawa Timur, bersertifikat SNI Produk. Jika ditambah dengan perusahaan yang meraih SNI Sistem Manajemen Mutu, jumlahnya bisa mencapai ribuan. Sedangkan total perusahaan besar dan menengah di provinsi itu sekitar 6.000.
“Jadi kalau ditambah dengan UKM, tentunya angkanya jauh lebih besar dari angka tesebut,” kata Wahyu.

