Trade Expo Indonesia Bisa Dimanfaatkan UKM Perluas Pasar
Jumat, 21 September 2018 | 14:00 WIB

Brilian - Kementerian perdagangan mengajak pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) di ICE BSD, Tangerang pada 24-28 Oktober 2018. Pameran ini diharapkan akan memperluas pemasaran produk UKM hingga ke mancanegara.
"Trade Expo agar produk yang ditawarkan pemasarannya jauh lebih luas, lebih jauh lagi di mancanegara," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Arlinda.
Kemendag menargetkan nilai transaksi TEI kali ini mencapai 1,5 miliar dolar AS. Tahun lalu, target nilai transaksi TEI sebesar 1,1 miliar dolar AS. Namun realisasinya berhasil melebihi target yakni 1,4 miliar dolar AS.
Produk yang diminati pada TEI tahun lalu adalah minyak sawit, batu bara, minyak esensial, kopi serta makanan dan minuman. Transkasi terbesar tahun lalu adalah Laos yang membeli batu bara dengan total transaksi 580 juta dolar AS disusul India, Mesir, Saudi Arabia Italia.
"Kemudian pengunjung yang paling banyak dari Jepang sebanyak 266 orang, Afganistan, Saudi, India, dan Malaysia," ungkapnya.
Selain sawit dan batu bara, hasil laut juga akan dipamerkan pada TEI kali ini.
"Produk perikanan dan kelautan sektor lain yang akan diunggulkan yaitu produk industri strategis ya ada tapi kita tampilkan. Produk manufaktur juga unggulan," katanya.
TEI merupakan pameran dagang terbesar di tanah air yang didukung pemerintah dan sektor swasta dengan tujuan meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional melalui berbagai potensi kekayaan alam, kreativitas dan budaya. Produk yang ditawarkan mulai dari sektor industri, pertambangan, pertanian, perikanan hingga kerajinan.

