Sertifikasi Halal Bisa Naikkan Omzet
Selasa, 25 September 2018 | 14:30 WIB

BRI - Sosialisasi sertifikasi makanan halal kepada dunia usaha masih belum dilakukan secara masif . Padahal sertifikasi makanan halal sangat penting bagi kelangsungan usaha.
"Dengan adanya sertifikasi justru omzetnya akan naik. Kalau ada orang datang, ada sertifikasi halal tentunya itu akan jadi bisinis. Kita bicara halal food itu untuk kesehatan juga," ujar Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI) Anwar Bashori.
Pemerintah terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi halal dunia. Salah satu sektor yang menjadi fokus adalah industri makanan halal.
Menurut Anwar, sebenarnya Industri makanan halal di Indonesia sudah berkembang. Namun masih kalah dibanding industri makanan halal di Jepang, Korea atau Australia.
Turis dari Timur Tengah, banyak yang tertarik berkunjung ke Jepang, Korea atau Australia untuk wisata kuliner. Alasannya karena negara-negara tersebut memiliki sertifikasi yang jelas untuk makanan halal.
Sertifikasi penting untuk memberikan kepastian akan kehalalan suatu makanan. Pemerintah tengah merancang sertifikasi makanan halal untuk menarik minat wisatawan Muslim berkunjung ke Indonesia.
Secara global, industri makanan halal memiliki nilai ekonomi 1,2 triliun dolar AS pada 2016. Angka itu diprediksi meningkat menjadi 1,9 triliun dolar AS pada 2022.

