Tips Mengembangkan Usaha Kuliner Kaki Lima

Selasa, 25 September 2018 | 09:00 WIB

Ilustrasi menu makanan (Pxhere)

Brilian - Usaha kuliner kaki lima merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Bisnis ini tidak hanya meguntungkan penjual saja tetapi pembeli meski secara tidak langsung.

Bagi penjual, mereka tidak perlu membayar sewa mahal untuk berjualan namun dapat memilih lokasi strategis. Sementara bagi pembeli, mereka bisa mendapatkan menu makanan dengan harga terjangkau.

Umumnya usaha kaki lima lebih mudah berkembang dibanding usaha kuliner rumahan karena memiliki pelanggan setia. Selain itu karena lokasinya yang mudah diingat dan harganya yang terjangkau.

Tidak sedikit pengusaha kuliner yang saat ini sukses mengawali usahanya dari kelas kaki lima. Berikut kiat untuk mengembangkan usaha kuliner kaki lima:

1. Manajemen keuangan
Dalam menjalankan bisnis apapun, Anda harus memiliki laporan keuangan. Meski mungkin hanya laporan keuangan sederhana, namun tetap penting untuk mengetahui jumlah modal, biaya operasional perhari dan keuntungan. Selain itu, laporan keuangan juga dapat Anda gunakan untuk mengontrol pengeluaran dari keuntungan yang didapat.

2. Harga bersaing
Harga menjadi pertimbangan orang untuk membeli makanan. Pastikan Anda mamatok harga yang dapat bersaing dalam arti tidak terlalu mahal atau terlalu murah. Cantumkan harga di daftar menu sehingga pembeli tidak perlu bertanya-tanya dan juga untuk menghindari keraguan.

3. Menambah karyawan
Jangan biarkan pembeli menunggu pesanan terlalu lama. Jika usaha Anda sudah mulai banyak pelanggan, tidak ada salahnya untuk menambah karyawan. Tentu saja jumlahnya Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

4. Menu Andalan
Usaha kuliner biasanya dikenal karena menu andalannya. Karena itu, tidak sedikit pemilik usaha kuliner yang memberi nama usahanya berdasarkan nama menu andalannya. Selain rasa, Anda perlu memperhatikan cara penyajiannya.

5. Tingkatkan pelayanan
Meski usaha Anda kelas kaki lima, pelayanan tetap harus tetap profesional. Selain itu, bersikap ramah kepada pelanggan akan memberikan kenyamanan dan meningkatkan kepercayaan. Terus tingkatkan pelayanan agar jumlah pelanggan bertambah.

6. Membuka cabang
Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha. Jika jumlahnya telah mencukupi, keuntungan tersebut dapat Anda jadikan modal untuk membuka cabang. Selain menggunakan modal sendiri, Anda juga bisa membuka cabang dengan sistem bagi hasil atau waralaba.

7. Promosi
Sebagian pelaku usaha kaki lima merasa tidak perlu melakukan promosi karena tempat usaha meraka mudah ditemukan. Namun, fungsi promosi tidak hanya sekadar menunjukkan lokasi tetapi juga menjangkau pasar yang lebih luas.

Promosi bisa secara konvensional seperti dengan pamflet, spanduk dan lain-lain. Selain itu bisa secara online melalui media sosial dan aplikasi pesan antar makanan. 

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x