Diversifikasi Bisa Naikkan Nilai Jual Produk Lokal
Rabu, 26 September 2018 | 10:56 WIB

BRI - Durian Trenggalek menjadi salah satu primadona di kalangan pecinta durian. Selain memiliki rasa yang sangat manis dengan daging kesat, Durian Trenggalek berbiji kecil sehingga digemari pencinta buah durian.
Kabupaten Trenggalek mempunyai kebun durian seluas 650 hektar yang dicanangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebagai hutan durian internasional (Internasional Durio Forestry). Namun masih ada kendala yang dihadapi wirausaha dalam meningkatkan nilai jual Durian Trenggalek.
“Salah satu kendala utama perkembangan durian Trenggalek saat ini adalah diversifikasi produk dan pemerataan pupuk,” ujar Agung Raudho dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek seperto dikutip dari situs resmi Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI).
Untuk meningkatkan nilai jual, Sutrisno dari Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna mengingatkan pentingnya variasi produk durian selain dalam bentuk buah segar. Dalam arti, durian tidak hanya dijual sebagai buah segar tetapi juga dalam bentuk produk olahan misalnya dodol durian.
“Salah satunya adalah dodol durian. Durian yang kualitasnya kurang baik bisa dijadikan dodol. Dengan pengolahan yang tepat, nilai pasarnya naik kembali," kata Sutrisno.
Kepala LIPI Press, Rahmi Lestari Helmi berharap kegiatan pelatihan budidaya tanaman buah serta produksi pupuk kompos secara mandiri dapat meningkatkan semangat wirausaha masyarakat Trenggalek dalam mengembangkan potensi daerahnya.



