KEK Pariwisata Tingkatkan Kinerja KUMKM
Kamis, 27 September 2018 | 10:32 WIB

Brilian - Kementerian Koperasi dan UKM mendorong pelaku Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berperan besar dalam pengembangan sektor pariwisata. Karena itu, Kemenkop UKM mendukung program Kementerian Pariwisata dalam membangun Kawasan Ekononi Khusus (KEK) Pariwisata di beberapa daerah.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengungkapkan pengembangan pariwisata di daerah akan meningkatkan kualitas UMKM sehingga rasio kewirausahaan juga akan ikut naik. Dampaknya, kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan akan menurun dengan signifikan.
Meliadi menyambut baik penandatanganan Mou antara Kemenkop UKM dengan Kemenpar dalam mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan kualitas seluruh pelaku usaha di sektor pariwisata.
Dengan MOU itu diharapkan devisa dari sektor pariwisata bisa dinikmati seluruh pelaku usaha koperasi dan UMKM sektor pariwisata seperti travel agent, guide, toko souvenir dan lain-lain. Selain itu, Meliadi meyakini homestay di wilayah destinasi wisata akan ikut terangkat kinerja usahanya.
"Tidak semua turis asing menginap di hotel berbintang. Tidak sedikit juga yang ingin tinggal di homestay sambil menikmati langsung budaya lokal setempat. Ini peluang besar bagi pelaku KUMKM," ujarnya.
Menurut Meliadi, poin utama dari MoU adalah mendorong akses pemasaran dan pembiayaan bagi pelaku usaha sektor pariwisata. Selain itu meningkatkan kapasitas usaha dan pelaku usaha KUMKM sektor pariwisata.
"Akses pemasaran, kita memiliki gedung Smesco Indonesia yang menjual produk unggulan seluruh provinsi di Indonesia. Untuk akses pembiayaan, kita memiliki KUR dengan bunga murah 7%, KUR khusus pariwisata, KUR Mikro, dana bergulir dari LPDB KUMKM," kata Meliadi.
Dia menambahkan pihaknya memiliki banyak program pelatihan terkait sektor pariwisata. Salah satunya memberikan pelatihan kepada pelaku usaha KUMKM dan masyarakat sekitar.

