Ini 3 Subsektor Penopang Utama Ekonomi Kreatif di Indonesia
Jumat, 28 September 2018 | 14:31 WIB

Brilian - Sektor ekonomi kreatif di Indonesia berkembang pesat. Selain tiga tiga subsektor utama yang menjadi penopang ekonomi kreatif, ada subsektor lain yang pertumbuhannya signifikan.
Tiga subsektor utama penopang ekonomi kreatif yakni kuliner, fashion dan kriya. Sedangkan subsektor lain yang pertumbuhannya bagus di antaranya, film animasi dan video, desain komunikasi visual serta aplikasi dan pengembangan game.
Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan ekonomi kreatif tidak dapat dipandang sebelah mata karena pertumbuhan sektor ini sangat masif.
“Hal itu karena kita punya semua, keberagaman. Tak hanya sumber daya alam (SDA) tapi potensi sumber daya manusia (SDM) pun masih bisa dikembangkan,” ujarnya.
Triawan tidak menampik setiap subsektor masih memiliki banyak kendala. Namun dirinya optimistis, setiap permasalahan yang muncul akan dapat diselesaikan.
Sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp852 triliun atau 7,38 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2015. Anga itu naik menjadi Rp922,58 triliun pada tahun 2016 dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 13,47 persen.
Sementara pada tahun 2017, sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp990 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 17,4 persen. Tahun 2018 sektor ini diperkirakan menyumbang PDB sebesar Rp1.041 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 18,2 persen.



