Pemerintah Pastikan Akses Pembiayaan KUR Lebih Mudah

Selasa, 2 Oktober 2018 | 14:30 WIB

Ilustrasi kerajinan rotan (Pxhere)

Brilian - Pemerintah tengah merampungkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk mempercepat capaian target penyaluran KUR sektor produksi. Setelah skema rampung, pemerintah memastikan akses pembiayaan KUR akan lebih mudah.

Skema KUR khusus ditujuan untuk komoditas perkebunan kelapa sawit rakyat, pembelian kapal bagi nelayan serta usaha penggemukan ternak rakyat. Platformnya antara 25 juta - 500 juta untuk setiap individu anggota kelompok.

Pemerintah juga mendorong pelaku usaha sektor pariwisata memanfaatkan KUR Pariwisata untuk pengembangan destinasi pariwisata prioritas.

“KUR Pariwisata dapat diberikan untuk kegiatan usaha produktif dalam rangka mendukung usaha pariwisata di 10 lokasi Destinasi Pariwisata Prioritas dan 8 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir.

Kemenko Perekonomian telah mengeluarkan Permenko No 8 Tahun 2018 tentang Perubahan Permenko No 11 Tahun 2017 terkait Pedoman Pelaksanaan KUR. Permenko itu diterbitkan pada 20 September 2018.

Perubahan kebijakan KUR di antaranya, penurunan tingkat suku bunga dari 9 persen menjadi 7 persen efektif per tahun, skema KUR Khusus, dan skema KUR multisektor Selain itu, plafon KUR mikro sektor produksi dan di luar sektor produksi, struktur biaya KUR penempatan TKI dan KUR untuk masyarakat daerah perbatasan. 

Hingga 31 Agustus 2018, penyaluran KUR tahun 2018 mencapai Rp88 triliun. Sedangkan targetnya sebesar Rp123,631 triliun, dengan Non Performing Loan (NPL) 0,05 persen. Penyaluran KUR masih didominasi skema KUR Mikro (66,7 persen) diikuti KUR Kecil (33 persen) dan KUR TKI (0,3 persen).

Komentar

Media Lainnya

Hi!👋
Linda (Link UMKM Digital Assistant)
Chat via WhatsApp disini !

x