Milenial Diminta Sosialisasikan e-Commerce ke UKM Pertanian
Sabtu, 6 Oktober 2018 | 14:30 WIB

Brilian - Kementerian Perdagangan (Kemendag) ingin penetrasi penggunaan internet dalam perniagaan bisa menyentuh kalangan petani. Karena itu, kaum milenial diharapkan ikut mendorong pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sektor pertanian untuk memanfaatkan perdagangan elektronik.
"Pengembangan usaha pertanian menggunakan teknologi informasi untuk tujuan ekspor, mengingat besarnya potensi inovasi pengembangan bisnis baru yang dapat dilakukan oleh kaum muda," ujar Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Marolop Nainggolan.
Penetrasi pengguna internet Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa atau sebesar 54,68 persen dari populasi 262 juta jiwa. Dari angka itu, penetrasi pengguna internet usia 19-34 tahun mencapai 74,23 persen.
"Ini menunjukkan kaum muda merupakan kelompok yang paling banyak menggunakan internet untuk mengakses berbagai informasi dan mereka dapat mendorong munculnya usaha rintisan e-commerce di berbagai belahan dunia," katanya.
Sementara survei Forbes menyebutkan lebih dari 62 persen kaum muda mempertimbangkan untuk memulai bisnis dangang elektronik. Dari jumlah tersebut, 72 persen di antaranya menganggap usaha rintisan dan kewirausahaan merupakan pendorong ekonomi yang diperlukan untuk membuka lapangan kerja dan inovasi.
Marolop mengungkapkan, Sumatera Utara beragam produk pertanian yang berpotensi untuk ekspor. Potensi tersebut akan semakin besar jika dioptimalkan dengan inovasi yang dilakukan anak muda.
"Contohnya kopi Sumut, selain kopi Gunung Lintong dan Sidikalang, Sumut juga punya kopi yang berasal dari Simalungun yang telah berhasil mengalahkan kopi-kopi terkenal lainnya dari seluruh dunia pada Indonesia Barista Championship," kata Marolop.

