Kemenkop UKM Beri Pelatihan Kewirausahaan di Daerah Pasca Gempa
Minggu, 7 Oktober 2018 | 14:30 WIB

Brilian - Kementerian Koperasi dan UKM akan melakukan pembinaan kemampuan keterampilan masyarakat yang terkena bencana. Langkah ini sbagai upaya pemulihan sosial, ekonomi dan budaya.
Plt Deputi Bidang SDM Kemenkop dan UKM, Rully Nuryanto memaparkan, ada empat pelatihan yang akan diberikan. Empat pelatihan tersebut adalah kewirausahaan, vocational, perkoperasian, dan pelatihan berbasis komoetensi (ritel, ekspor dan pengelola KSP/KSPPS).
"Kegiatan Pelatihan terpadu, Pelatihan Kewirausahaan, Pelatihan Perkoperasian dan Pelatihan Vocational yang bekerjasama dengan Dekranas dan PKK yang sedianya dilaksanakan 8 Oktober 2018 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, diundur atau dibatalkan pelaksanaanya mengingat kondisi Kota Palu pasca bencana dan tsunami masih belum kondusif," ujarnya.
Sebelum mengadakan pelatihan, terlebih dulu akan dilakukan upaya untuk mengurangi traumatik masyarakat pasca bencana. Saat ini bantuan yang lebih dibutuhkan adalah logistic, medis dan perbaikan infrastruktur.
Kemenkop dan UKM menargetkan akan memberikan pelatihan di Palu, Sigi, dan Donggala pada 2019. Kegiatan pelatihan juga dilakukan di Kabupaten Pacitan, Tasikmalaya, Garut, Lombok Timur, Bireuen, Karangasem, Bangli, dan Gunung Kidul dengan total target 240 peserta.
Selain itu, dalam rangka Percepatan Pemulihan pasca bencana gempa di Lombok, khususnya Koperasi dan UMKM, Kemenkop dan UKM telah mengalokasikan pelatihan pada 2018. Pelatihan yang diberikan adalah vocational dengan jumlah peserta 60 orang.
Dalam melakukan pelatihan di daerah pasca bencana, Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Ditjen Pengembangan Daerah Tertentu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi/Kab/Kota yang terkena dampak bencana.

