Peluang Ekspor UMKM Lewat Marketplace
Selasa, 9 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Brilian - Kemunculan e-commerce selama satu dekade terakhir secara radikal mengubah lansekap ekonomi. Terobosan memanfaatkan marketplace global merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan pasar ekspor produk lokal di luar negeri.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menilai emerging market penting untuk pertumbuhan e-commerce. Peluang e-commerce. lanjut dia, sangat besar karena saat ini tengah tumbuh dan berkembang.
"Di emerging market, e-commerce telah tumbuh secara eksponensial. Dan pada tingkat tertentu akan segera melampaui negara-negara maju pada tahun 2018. Sekitar 50 persen dari populasi di pasar negara berkembang akan berbelanja online pada 2018, yang tidak jauh dari penetrasi rata-rata 63 persen di negara-negara maju," ujarnya.
Berdasarkan Laporan McKinsey, hampir tiga perempat dari seluruh pembeli online Indonesia menggunakan smartphone untuk membeli produk. Saat ini Indonesia memiliki sekitar 30 juta pembeli online, dengan yang tumbuh rata-rata 12 persen setiap tahunnya. Ini bisa dikembangkan untuk beragam peluang usaha.
"Orang Indonesia termasuk di antara pengguna media sosial paling antusias di dunia, di negara dengan ekosistem perdagangan online, layanan antar-jemput, distribusi media, layanan keuangan, dan lainnya yang berkembang pesat secara digital," jelasnya.
Kemenkominfo mendukung upaya peningkatan ekspor melalui marketplace e-commerce. Peluang ini terbuka dengan kehadiran platform e-commerce yang besar. Namun dia mengingatkan ada beberapa tantangan bagi UMKM yang akan melakukan ekspor. Salah satunya kemampuan untuk menyediakan barang dalam jumlah besar.

