Dorong Mahasiswa Berwirausaha, LPDB Alokasikan Rp100 Miliar
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:41 WIB

Brilian - Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB- KUMKM) mengalokasikan dana bergulir sebesar Rp100 miliar bagi calon wirausaha yang berstatus mahasiswa atau alumni universitas. Upaya ini untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausaha.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan pengalokasian dana bergulir juga dalam rangka mendukung pemerintah yang akan menerbitkan Undang-Undang Tentang Kewirausahaan Nasional. Dia berharap mahasiswa atau alumni perguruan tinggi dapat memanfaatkan alokasi dana bergulir untuk melakukan bisnis.
"Jadi LPDB-KUMKM ikut berkontribusi mendukung UU Kewirausahaan Nasional dengan mengarahkan pendanaan ke wirausaha pemula. Kami akan kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki calon-calon entrepreneur," ujarnya.
Braman menjelaskan, persyaratan mengakses dana bergulir bagi wirausaha pemula cukup mudah diantaranya melampirkan domisili usaha dari kecamatan dan usaha yang dijalankan minimal selama enam bulan.
"Kita ajak orang tua dari mahasiswa tersebut sebagai salah satu penjamin. Artinya para orang tua sebagai garansinya" kata Braman.
Saat ini, LPDB telah bekerja sama dengan Universitas Prasetiya Mulya. Untuk program wirausaha pemula, maksimal pinjaman sebesar Rp50-250 juta dengan bunga 9,5 persen per tahun.
Selain bekerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga yang berada di bawah Kementerian Koperasi dan UKM ini juga bersinergi dengan stakeholder diantaranya Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Lembaga Penjamin, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), BUMN dan lembaga lainnya.
Sejak tahun 2008 hingga 2018, LPDB-KUMKM telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp8,5 triliun kepada 1 juta lebih pelaku usaha mikro dan kecil, serta mampu menyerap tenaga kerja 1.856.164 orang. Sedangkan untuk tahun 2018, LPDB-KUMKM optimistis dapat menyalurkan dana bergulir sesuai target yakni Rp1,2 triliun.



